Selasa , | WIB

Rabu, 01 Juni 2016 - 00:38:18 WIB
PEMKAB SBB BUTA MATA KRISIS HATI
Nusantara - Dibaca: 1439 kali


TAK BANGUN JALAN DAN LAMPU LISTRIK DUSUN TIANG BENDERA TERKESAN DI ANAK TIRIKAN

SBB,INTELIJENPOST.COM - Pada bulan November 2015, Intelijenpost coba berkunjung di Dusun Tiang Bendera, Kabupaten Seram Bagian Barat ( SBB ), berkaitan ada informasi dari masyarakat dusun tersebut bahwa, Pemerintahan Kabupaten SBB sudah beberapa kali datang ke – dusun ini untuk kunjungan tugas maupun mengadakan kampanye menjelang Pemilu dan sudah beberapa kali berjanji kepada tokoh masyarakat akan membangun jalan dan lampu penerangan listrik katanya.

Namun dari informasi masyarakat dan hasil yang diperoleh Intelijenpost di dusun Tiang Bendera tersebut, sampai saat ini belum ada dari Pemkab SBB yang nongol untuk realisasi pembangunan jalan dan pemasangan penerangan lampu listrik, ternyata hal ini cuma janji tinggal janji dan parlente ( bohong ) jalan terus, ucap beberapa warga saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, kebetulan waktu itu ada salah satu warga dusun ini dirumahnya di adakan doa bersama dan mengatur adat untuk perkawinan anaknya, yang hadir pada waktu itu hampir seluruhnya tokoh masyarakat dan ulamah, disela – sela itu Intelijenpost menanyakan apakah benar tokoh masyarakat, ulamah sudah pernah mengajukan permohonan pembangunan proyek jalan dan pemasangan lampu listrik terhadap Pemkab SBB untuk kepentingan dusun Tiang Bendera ini.

Serempak mereka mengatakan, sudah mengajukan permohonan tapi pengurus dan pihak Pemkab SBB menjelaskan supaya masyarakat sabar menunggu tapi karena menunggunya ini sudah bertahun – tahun akhirnya masyarakat kesal dan kecewa, sehingga timbul kesan, “ Pemkab SBB buta mata, krisis hati dan menganak tirikan dusun Tiang Bendera sehingga tak mau membangun proyek jalan dan lampu listrik, ujarnya.

Untuk mengobati rasa kekecewaan warga dan tokoh masyarakat serta ulamah, dengan hati yang tulus dan ikhlas sehingga Kepala SDN 2 La Ali Mudin Spd., telah membuat Jalan setapak sepanjang 550 meter menuju ke sekolah SDN dua. Dalam membangun jalan setapak dari usaha sendiri dengan sekuat tenaga dan jerih payahnya, demi kepentingan para siswanya dan juga masyarakat Tiang Bendera yang juga menggunakan akses jalan tersebut saat menuju ke kebun untuk melakukan aktivitasnya.

Selanjutnya,warga masyarakat Tiang Bendera sangat mengapresiasi langkah Kepsek SDN Dua, La Ali Mudin Spd., dalam membangun jalan sepanjang 550 meter dengan mengeluarkan dana dari kantong pribadinya. Dengan langkah ini warga Tiang bendera berharap kepada Pemerintah Provinsi dan Pemkab setempat melalui dinas terkait agar lebih memperhatikan infrastruktur di desa Tahlupu Dusun Tiang Bendera Seram Bagian Barat.

Menurut masyarakat saat ditemui Intelijenpost mengatakan, harusnya pemerintah lebih memperhatikan keadaan dusun mereka selama ini yang masih jauh tertinggal. “Pemkab melalui dinas pendidikan harus lebih peka dan turun kelokasi untuk melihat langsung keberhasilan dari Kepala SDN Dua, La Ali Mudin Spd., membangun jalan setapak dari dananya sendiri,” ujar warga.

Juga masih dikatakan warga, kalau semua Kepala SDN di Pulau Kelang berjiwa besar dan memiliki rasa kepedulian seperti La Ali Mudin, mungkin Pulau Kelang sudah memiliki kemajuan infrastruktur sejak lama. Masyarakat juga mendiami pulau ini tidak berharap banyak kepada pemerintah setempat untuk membangun infrastruktur.

Jelas warga, sementara dengan adanya jalan setapak sepanjang 550 meter dan lebar 2 meter sangat terasa manfaatnya bagi warga masyarakat, selain dipergunakan oleh pejalan kaki juga pengguna roda dua, jalan tersebut dibangun dengan cor - coran semen kurang lebih 200 sack semen. Dan warga masyarakat mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Kepala SDN  Dua, La Ali Mudin Spd. ( IP – LA – EN )



Berita Lainnya