Sabtu , | WIB

Jumat, 01 Juli 2016 - 21:57:05 WIB
LINGKARAN BISNIS MAFIA BBM DILINDUNGI DAN SECARA TIDAK LANGSUNG DIPELIHARA OLEH PEMERINTAH
Opini - Dibaca: 1037 kali


SURABAYA,INTELIJENPOST.COM - Bisnis yang menjanjikan adalah bisnis Bahan Bakar Minyak ( BBM )dan bisnis ini dibilang haram serta banyak melakukan penyimpangan sehingga negara dirugikan dan aparat hukum belum mampu menutup kran keterlibatan lingkaran bisnis mafia BBM, bahkan dibiarkan tumbuh subur dan terkesan  di back – up oleh oknum aparat hukum tersebut.

Bahan Bakar Minyak ( BBM ) sering digunakan sebagai sarana politik oleh kaum penguasa dengan mempermainkan naik – turunnya harga BBM, serta memanfaatkan nama masyarakat atau rakyat kecil yang dijadikan Kambing Hitam oleh lingkaran bisnis mafia BBM ini.

Membuka tabir lingkaran bisnis mafia BBM, pada tahun 2012 dengan gencar – gencarnya lingkaran hitam bisnis mafia BBM sehingga terjadi kebocoran keuangan negara. Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia coba peduli terhadap Bangsa dan Negara untuk ikut mengawasi beredarnya penyupelaian BBM mulai dari Wilayah Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Papua sekitarnya.

Selanjutnya, merekrut anggota LSM. PKA – PPD untuk mengawasi ditiap – tiap Provinsi ditugaskan lima orang agar tugas pengawasannya dapat terlindungi oleh instansi keamanan terkait ( Pemerintah ), maka LSM. PKA – PPD membuat surat tugas dan KTA sebagai mitra Kementerian ESDM dalam hal mengawasi sekaligus melaporkan data dan informasi yang didapat dilokasi penyupelaian BBM subsidi dan industri.

Adanya kecurigaan, bahwa Kementerian ESDM ( Pemerintah ) melindungi dan secara tidak langsung memelihara mafia bisnis BBM, karena pada saat surat tugas dan KTA dimasukan diloket petugas penerima informasi  dan surat tersebut diberi tanda terima, tapi apa yang terjadi surat itu tidak dibalas dan mungkin sengaja disembunyikan sehingga Kementerian ESDM tidak dapat menindaklanjuti maksud niat baik dalam surat LSM itu.

Namun kejadian ini tidak menjadi penghalang, Ketua. Kordinator LSM. PKA – PPD Seluruh Indonesia tetap bersama anggotanya melaksanakan tugas pengawasan penyuplaian BBM Subsidi dan industri mulai di Wilayah Jawa Timur, Kalimantan dan seluruh Indonesaia Timur sampai saat ini.

Terkesan lingkaran bisnis mafia BBM dilindungi dan secara tidak langsung dipelihara oleh Pemerintah sebab :

1.    Surat yang dibuat LSM dan diserahkan kepada Kementerian ESDM sebagai mitra untuk mengawasi peredaran dan penyuplaian BBM subsidi dan industri tidak ditanggapi serta menindaklanjutinya karena kwatir kedok pola permainannya terungkap di publik.

2.    Penyuplai BBM Subsidi dan Industri yang ditunjuk oleh BPH Migas kepada Pertamina dan perusahan milik swasta ( AKR )diduga sebagai sarana untuk tempat Kolusi, Korupsi dan Nepotisme ( KKN ) oleh Kementerian ESDM ( Pemerintah ).

3.    Perusahan swasta ( AKR )menyuplai BBM subsidi  di tanki, tempat penimbunan penyaluran SPBU dan SPBN dengan bebas tanpa memperhitungkan jatah ( Kouta ) untuk Provinsi, Kotamadya, Kabupaten dan Kecamatan sehingga sisa dari kouta BBM tadi disalahgunakan oleh oknum petugas AKR dengan pemilik SPBU dan SPBN ini diduga menjual BBM subsidi di kapal – kapal serta di perusahan – perusahan ( industri ).

4.    Instansi keamanan terkait khususnya oknum TNI – POLRI ikut beack – up dalam lingkaran hitam bisnis mafia BBM dan hal ini sudah berlangsung lama, LSM sudah berkali – kali menyuarakan di berbagai media massa untuk harapkan Panglima TNI dan Kapolri turun tangan untuk memberantas dan menindak oknum TNI – POLRI yang nakal.

Penindakan dilakukan sesaat oleh pemerintah, apabila BBM langkah alias habis setelah ditelan lingkaran hitam bisnis mafia BBM, nanti setelah aman dan lupa oleh publik beberapa bulan saja, sudah dibuka lagi kran lingkaran bisnis mafia BBM yang dikordinir oknum petugas yang menkait – kait nama penguasa saat ini. ( IP - *** )

Berita Lainnya