Senin , | WIB

Kamis, 04 Agustus 2016 - 21:20:44 WIB
SEBAIKNYA INDONESIA TIDAK BERLAKUKAN HUKUMAN MATI BAGI BANDAR NARKOBA
Hukum & Kriminal - Dibaca: 890 kali


Ilustrasi Hukuman Mati

Tapi Beri Hukuman Seumur Hidup

SURABAYA,INTELIJENPOST.COM - Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara hukum apabila dicermati, teori negara berdasarkan hukum secara esensi bermakna bahwa hukum adalah, “ supreme, “  dan kewajiban bagi setiap penyelenggara negara atau pemerintah untuk tunduk pada hukum (subject to the law). Tidak ada kekuasaan di atas hukum (above the law), semuanya berada di bawah hukum  ( under the rule of law ). Kedudukan yang demikian ini bermakna bahwa tidak boleh ada kekuasaan yang sewenang – wenang (arbitrary power) atau penyalahgunaan kekuasaan  ( misuse of power ).

Sementara menyangkut negara kita ini mayoritas beragama Islam maka sebaiknya Indonesia tidak berlakukan hukuman mati bagi bandar narkoba tapi yang pantas beri hukuman sumur hidup saja, karena hukuman mati ini satu – satunya hanya milik Tuhan ( Allah ) yang dapat mengambil nyawa seseorang.

Karena Tuhan (Allah-Red) yang memberi sumber segala kekuasaan dan pertolongan melalui maha pengasih maupun penyayangnya dengan segala karunianya memberikan nafas kehidupan bagi segala makhluk di muka bumi dan teristimewa adalah bagi manusia.

Namun kami dapat memberikan solusi kepada pemerintah, untuk menjadi efek jerah bagi bandar narkoba apabila ditangkap dan sudah mendapat putusan tetap mengenai hukuman seumur hidup supaya pemerintah segera bangun penjara khusus untuk menampung bandar narkoba tadi di pulau tersendiri tanpa ada penghuninya.

Kemudian pemerintah hanya memberikan jatah makan kepada tahanan bandar narkoba ini selama enam bulan saja, jadi begitu bandar narkoba awal masuk tahanan langsung diberi alat untuk bertani serta bibit berupa, jagung, padi, talas, singkong maupun bibit tanaman sayur – sayuran untuk kepentingan enam bulan kedepan dan seterusnya untuk hasilnya dimakan sendiri.

Apabila yang bersangkutan malas atau tidak mau bekerja biarkan saja dia kelaparan, setelah itu pasti dia paksakan diri untuk bekerja mau menanam dan hasil panennya untuk kebutuhan makan sehari – harinya, dan hal ini harus dia lakukan demi kelangsungan hidupnya.

Pemerintah harus yakin dan percaya, dengan cara inilah membuat bandar narkoba jerah dan jelas lambat laun serta pasti bandar narkoba akan meninggalkan pekerjaan bisnis haram tersebut karena melihat rekan – rekannya menderita  dan tersiksa akibat perbuatannya sendiri. ( IP – LA )

Berita Lainnya