Minggu , | WIB

Sabtu, 21 Januari 2017 - 14:20:06 WIB
SOAL KADIN JAWA TIMUR TANDINGAN LA NYALLA ANGKAT BICARA
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 127 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai mantan tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur 2011-2014, La Nyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan dirinya kembali memegang tampuk kepemimpinan Kadin Jawa Timur. Pada Jumat 20 Januari 2017, dia memimpin rapat koordinasi organisasi Kadin Jawa Timur untuk pertama kalinya usai divonis bebas pada 27 Desember 2016 yang lalu.

Menyangkut dalam sambutan pertamanya itu, La Nyalla menyatakan Kadin pimpinannya adalah satu-satunya di Jawa Timur yang sah. “Selama ini ada sekelompok orang yang mengaku dan mengatasnamakan Kadin Jawa Timur di bawah kepemimpinan saudara Basa Alim Tualeka, yang jelas tidak sah karena tidak sesuai dengan UU nomor 1 tahun 1987,” ucapnya di Graha Kadin, Surabaya, Jumat, 20 Januari 2017.

Selanjutnya bekas Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) itu lantas mengajak peserta rapat koordinasi agar menilik sejarah Kadin Jawa Timur sejak Musyarawah Daerah pertama hingga keenam pada 9-11 November 2014 lalu.

Kemudian pada Musda terakhir yang dibuka Gubernur Jawa Timur Soekarwo tersebut, forum menetapkan secara aklamasi dirinya sebagai Ketua Umum periode 2014-2019 untuk kedua kalinya. “Pelantikan pun dilakukan di hadapan Gubernur dan Wakil Gubernur di Gedung Negara Grahadi tanggal 17 Juni 2015. Masih berjalan baik dan normal,” tuturnya.

Dia ( La Nyalla ) mengingatkan, di tingkat nasional, kepengurusan Kadin Indonesia diketuai oleh Rosan Perkasa Roeslani untuk periode 2015-2020 berdasarkan hasil Musyawarah Nasional ketujuh. Munas yang diselenggarakan pada 22-24 November 2015 itu dibuka oleh Wakil Presien RI Jusuf Kalla.

Lanjut La Nyalla menyatakan segala bentuk kegiatan yang mengatasnamakan selain Kadin pimpinan Rosan dan dirinya, adalah ilegal alias tidak sah. “Kadin akan menugaskan tim advokasi untuk melakukan tindakan hukum terhadap orang-orang yang selalu menebar kepalsuan-kepalsuan,” ucapnya.

Mengenai rapat koordinasi organisasi Kadin Jawa Timur tersebut dihadiri sekitar 200 peserta. Untuk melanjutkan program kerja ke depan, La Nyalla mengharapkan jalinan sinergi antara Kadin Jawa Timur dengan pemerintah provinsi Jawa Timur dan para pelaku usaha. “Saya berharap agar semua pihak berkomitmen dan berjuang bersama menghadapi semua perkembangan yang terjadi.” ( IP – LA )

 



Berita Lainnya