Kamis , | WIB

Minggu, 05 Februari 2017 - 13:34:24 WIB
WARGA CIAMIS KIRIM SMS KE BUPATI PURWAKARTA BINGUNG BIAYA PERSALINAN
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 136 kali


Intelijenpost.com

TASIKMALAYA, INTELIJENPOST.COM

Sesuai menurut Yanti (42), warga Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku nekat mengirim pesan singkat (SMS) kepada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Yani yang harus segera dioperasi setelah dinyatakan ada kelainan dalam kandungan, kebingungan karena tak punya biaya. Yani dan suami kini sedang berada di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

"Menurutnya saya bingung malam tadi dirujuk oleh bidan langsung ke rumah sakit di Kota Tasik, karena harus segera dioperasi. Saya dan suami yang kerja serabutan bingung tak memiliki uang dan jaminan kesehatan. Saya dikasih nomor Pak Dedi oleh tetangga saya dan langsung saya SMS. Telepon tak berani," jelas Yanti saat ditemui di ruang perawatan bersalin RSUD Dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Minggu (5/2/2017).

Mengenai Yanti, yang pada Sabtu (4/2/2017) melahirkan di bidan dekat rumahnya, langsung dirujuk ke RSUD Dr Soekardjo. Setelah ditangani dokter spesialis kandungan, Yani dinyatakan harus segera menjelani operasi. Sementara anaknya lahir dengan selamat. "Alhamdulilah kalau anak selamat, tapi saya menunggu operasi sekarang," kata dia.

Lantas saat mengirim SMS ke Dedi, Yani mengaku dalam kondisi kebingungan karena dirinya sudah berada di rumah sakit tetapi tak terbayang membayar tagihan operasi. "Saya sangat bingung saja, saya nekat ngirim sms," ujarnya.

Kemudian pagi tadi, Yani tak menyangka SMSnya direspons Dedi Mulyadi. Bahkan Dedi mendatangi Yani ke rumah sakit. Dedi mengaku mendapatkan pesan singkat dari Yanti pukul 23.30 WIB malam tadi. Kebetulan saat menerima SMS Yani, Dedi sedang berada di Kabupaten Garut. dan berniat langsung membantu dengan memberikan santunan secara langsung.

"Sementara saya malam tadi ada SMS dari nomor tak dikenal yang mengaku warga Ciamis. Saya tentunya memilah setiap SMS yang masuk, tapi setelah ada pengecekan ternyata ibu ini betul sangat membutuhkan bantuan," kata Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu. ( IP – TIO )

 



Berita Lainnya