Minggu , | WIB

Rabu, 15 Februari 2017 - 20:10:40 WIB
KARENA "QUICK COUNT" BUKAN HASIL RESMI,KPU MINTA MASYARAKAT TUNGGU REKAP KPUD
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 75 kali


Intelijenpost.com

JAKARTA, INTELIJENPOST.COM

Sesuai menurut ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardiantoro mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan penghitungan cepat atau quick count. Masyarakat diminta bersabar menunggu hasil penghitungan KPU Daerah masing-masing. Imbauan ini disampaikan KPU guna memberikan kepastian hasil perolehan suara pasangan calon yang bersaing dan menghindari kebingungan.

"Sementara masyarakat harus tahu yang harus ditunggu dan dijadikan hasil sah dan patokan semua pihak itu adalah yang ditetapkan manual oleh KPU Provinsi maupun kabupaten kota. Kita tunggu saja sesuai jadwal, KPU punya kapan direkap di Kecamatan, di kabupaten/kota dan provnsi," kata Juri di kantor KPU Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2017).

Selanjutnya menurut Juri, penghitungan cepat oleh sejumlah lembaga tidak bisa dijadikan patokan yang valid, meskipun masing-masing lembaga juga menyebutan hasil penghitungan sudah lebih dari lima puluh persen rampung. "Karena itu hanya beberapa TPS dengan mengunakan metode ilmiah mereka mampu memotret," kata Juri.

Lantas menurut Juri, saat ini pihaknya masih memasukan hasil perolehan suara yang tercatat di formulir C1. Nantinya, masyarakat juga bisa melihat melalui situs hitung (situng) di laman www.kpu.go.id  "Walaupun tidak secepat quick count diumumkan hasil KPU karena karus bertingkat bertahap tetapi setiap tingkat masyarakat bisa melihat dan menghitung dan menjumlah dan mengkalkulasi," kata dia.

Kemudian adanya secara serentak Pemilihan Kepala Daerah dilaksanakan di 101 daerah. Rinciannya, 7 Provinsi akan menggelar Pilgub; 18 kota dan 76 kabupaten, ujarnya. ( IP – DW)



Berita Lainnya