Minggu , | WIB

Jumat, 17 Februari 2017 - 23:45:53 WIB
LSM SEBUT STOP LEGALISASI PERAMPOKAN MINERBA MENTAH DI INDONESIA
Nasional - Dibaca: 77 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijenpost.com

Sudah kurang lebih 70 tahun lamanya, mengenai kekayaan alam yang dikandung Ibu Pertiwi telah dikeruk secara besar – besaran dan diekspor dalam bentuk Minerba Mentah Nilai tambah ekspor Menirba Mentah yang dinikmati bangsa ini teramat rendah, sedangkan keuntungan perusahan berlipat – lipat.

Selanjutnya mengenai masalah ini, Intelijenpost coba konfirmasi dengan Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz mengatakan, melalui LSM kami ini masyarakat mendesak kepada Presiden Jokowi untuk secara arif serta bijaksana meninjau ulang PP No. 1 Tahun 2017 dan Permen Nomor : 5/ 2017.

Lantas mengenai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2017 tentang Kegiatan Usaha Pertambangan, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDMNomor 5 Tahun 2017 yang memberikan kelonggaran (relaksasi) ekspor Mineral dan Batu Bara (Minerba) Mentah selama lima tahun ke depan terhitung sejak Januari 2017.

Padahal, Undang-Undang (UU) Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba jelas-jelas telah melarang ekspor Minerba Mentah, tanpa diolah dan dimurnikan di Smelter dalam negeri. Tidak diragukan lagi bahwa PP 1/2017 dan Permen No. 5 telah melanggar UU 4/2009.

Menurut Aziz, “Selain melanggar UU 4/2009, kebijakan relaksasi ekspor sudah mengarah pada “Perampokan Minerba Mentah” dari Bumi Indonesia. Pasalnya, sudah lebih 70 tahun lamanya kekayaan alam yang dikandung Ibu Pertiwi telah dikeruk secara besar-besaran dan diekspor dalam bentuk Minerba Mentah, ujarnya.

Sementara nilai tambah ekspor Minerba Mentah yang dinikmati bangsa ini teramat rendah, sedangkan keuntungan perusahaan berlipat-lipat. Dengan demikian, ekspor Minerba Mentah menyebabkan negara menanggung  opportunity loss, yang sesungguhnya merupakan bentuk perampokan atas kekayaan alam Indonesia secara ilegal,” demikian penjelasan Aziz.

Imbuh Aziz, “Kembalilah ke jalan yang benar dengan tetap menerapkan UU Nomor 4/2009, yang melarang ekspor Minerba Mentah tanpa diolah dan dimurnikan di Smelter dalam negeri. Kami juga menyerukan kepada segenap komponen bangsa untuk meneriakkan secara berjamah,” pungkas Aziz. ( IP - *** )

 

 

 



Berita Lainnya