Selasa , | WIB

Minggu, 19 Maret 2017 - 21:00:02 WIB
SEMBILAN WILAYAH BBM SATU HARGA PERTAMINA REALISASIKAN
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 144 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai PT Pertamina (Persero) menambah realisasi bahan bakar minyak (BBM) satu harga di sembilan wilayah tersebar dengan harga pembelian premium sebesar Rp6.450 per liter dan solar Rp5.150 per liter sejak akhir Februari 2017 lalu.

Menyangkut sembilan wilayah tersebut, yakni Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan, Siberut Tengah di Kepulauan Mentawai, Kepulauan Karimun Jawa di Jepara, Pulau Raas di Sumenep, Tanjung Pengamus di Sumbawa, Waingapu di Sumba Timur, Wangi-wangi di Wakatobi, Moswaren di Sorong Selatan, dan Long Apari di Mahakam Hulu.

Selanjutnya Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, Pertamina terus melakukan pemetaan di 148 kabupaten yang telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran BBM satu harga.

"Menurutnya, hasil pemetaan dari delapan Marketing Operation Region kami, hingga 2 Maret 2017 sudah ada 53 lokasi yang kami tentukan untuk mendapatkan BBM Satu Harga. Di antaranya, sembilan lokasi sudah beroperasi," ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (18/3).

Lantas sekadar informasi, sebelumnya harga BBM di wilayah tersebut di atas berkisar Rp8.000-Rp15.000/liter untuk jenis premium, sedangkan solar dibanderol sekitar Rp7.000-Rp18.000/liter.

Kemudian upaya Pertamina merealisasikan BBM satu harga di beberapa wilayah sejalan dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 36 Tahun 2016 soal Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Secara Nasional yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Lalu Permen tersebut mengatur 148 kabupaten sebagai lokasi pendistribusian BBM satu harga secara bertahap dalam kurun waktu 2017-2020. Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan SPBU mini di 22 lokasi yang tersebar di 14 provinsi.

Bahkan kapasitas tiap SPBU mini tersebut mampu menampung BBM sebesar 5 kiloliter per hari yang akan tersebar di Sumatra Barat, Kepulauan Natuna, Bengkulu, Kalimantan Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

Namun selanjutnya pada 2018, Pertamina akan membangun lembaga penyalur daerah terpencil di 45 lokasi hingga terpenuhi pada 2020. Pertamina optimistis bisa merealisasikan BBM satu harga pada 2017 sesuai amanat Presiden. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya