Minggu , | WIB

Senin, 20 Maret 2017 - 13:54:04 WIB
LSM SEBUT KPK AKAN HILANG KEPERCAYAAN RAKYAT KALAU KASUS E-KTP TAK DIUNGKAP TUNTAS
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 169 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijenpost.com

Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Permantau Kinerja Aparatur Pemerintah Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) menilai kinerja Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia ( DPR – RI ), yang diduga terlibat korupsi kasus E – KTP sangat memalukan sekali dimata rakyat Indonesia sehingga anggota DPR yang terlibat dengan kasus E – KTP tersebut dianggap sabotase dan merugikan negara, hal ini disampaikan Ketua. Kordinator LSM. PKA – PPD di Surabaya, Senin, 20 Maret 2017.

Lanjut Aziz, kenapa dibilang anggota DPR – RI,yang terlibat kasus E - KTP sabotase dan merugikan negara karena mereka yang membuat komitmen, mengatur dan menyetujui anggaran pembuatan E – KTP senilai Rp. 6, 2 triliun, kemudian mereka juga melakukan penyimpangan untuk membaga – bagikan atau bacakan dana pembuatan E – KTP sebesar Rp. 2,3 triliun ini jelas  sabotase, ujarnya.

Sementara itu LSM juga berindikasi ada unsur politik kotor terkait pembuatan E – KTP ini, sengaja anggaran sebesar Rp. 2,3 triliun tersebut dikorupsi supaya jumlah E – KTP yang dibuat sesuai dengan jumlah rakyat Indonesia yang berhak menerimanya tidak akan cukup untuk semuanya menerima E – KTP tadi, padahal saat itu bertepatan dengan Pilkada serentak seluruh Indonesia, akhirnya yang belum mempunyai E – KTP sebagian besar hak pilihnya hilang, kata Aziz.

Untuk itu, LSM mewanti – wanti kepada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), jangan sampai diintervensi atau dipengaruhi dengan politik yang diduga dapat barter dengan merubah putusan Undang – Undang yang mengatur tugas KPK yang lagi digodok oleh anggota DPR – RI, yang sebagian beasr ikut terlibat kasus korupsi E – KTP yang sudah mulai di sidangkan ini sehingga nanti proses hukumnya berhenti ditengah jalan, tutur Aziz.

Kemudian kalau sampai hal ini terjadi proses kasusnya terhenti, LSM sebut KPK akan hilang kepercayaan dari rakyat bila kasus korupsi E – KTP yang melibatkan anggota DPR – RI tersebut tak diungkap tuntas dan bahkan besar kemungkinan masyarakat akan demo serta menuntut komisi anti rasua ini, ucap Aziz. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya