Minggu , | WIB

Minggu, 18 Mei 2014 - 16:10:33 WIB
TERAPUNG SELAMA 12 JAM, KAPOLRES BUTON SELAMAT
Nusantara - Dibaca: 8881 kali


Kapolres Buton AKBP Muh Fachru Rozy dinyatakan hilang di Perairan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sejak

BUTON,INTELIJENPOST.COM Kapolres Buton AKBP Muh Fachru Rozy dan Ketua Pengadilan Negeri Buton Wahyu Imam Santoso telah ditemukan selamat oleh nelayan setempat. Mereka terapung-apung dan bertahan di balik bangkai kapal yang terkoyak oleh gelombang laut selama 12 jam lebih.

Kapolres telah melakukan kontak telepon dengan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Arkian Lubis dan menceritakan insiden yang menimpa dirinya beserta 7 orang lainnya.

Menurut, Fachru Rozy, Sabtu (17/5/2014) pukul 21.00 Wita mereka memancing di perairan karang Kapota, Wakatobi. Namun, tiba-tiba kapal terbalik karena dihantam ombak.

Dalam keadaan demikian, semua angota rombongan tidak terpisah antara satu dengan lainnya, dan dapat bertahan di atas perahu yang sudah terbalik, dan mesinnya mengalami kerusakan yang cukup parah.

Dua diantara mereka, yakni Briptu Hengky dan Anak Buah Kapal (ABK) Muliyadi berupaya mencari bantuan dengan cara berenang. Hengky kemudian ditemukan nelayan setempat dan tiba di Wanci, ibukota Wakatobi, pada Minggu,(18/5/2014) pagi pukul 06.00 Wita.

Sedangkan ABK Muliyadi ditemukan dan baru sampai di Wanci pada pukul  13.30.Wita. Kondisi Muliyadi dan Hengky dalam keadaan baik. Kini dirawat di rumah sakit umum daerah Wakatobi.

Enam orang lainnya yang bertahan di bangkai kapal, yakni AKBP Muh Fachru Rozy, Wahyu Imam Santoso, Kompol Jamaluddin, Ipda Hasani, Brigadir Suroto, ABK La Arisi ditemukan dan diselematkan oleh nelayan setempat pada Minggu pukul 09.00 Wita di laut lepas Wilayah Buton, sekitar 20 mil dari tempat kejadian.

Selanjutnya korban dievakuasi ke Kanawa Buton dan dirawat pada RS Pasarwajo sekitar pukul 14.00 Wita.

Sekedar diketahui Kapolres Buton saat asyik mancing dinyatakan hilang di perairan Wakatobi, Sultra, setelah kapalnya terbalik dihantam gelombang laut.(KN/IP)



Berita Lainnya