Rabu , | WIB

Senin, 11 September 2017 - 12:07:26 WIB
LSM MINTA PEMERINTAH TINDAK TEGAS RUMAH SAKIT YANG MELANGGAR UU DAN MENOLAK PASIEN MISKIN
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 100 kali


Intelijenpost.com

Surabaya,Intelijenpost.com

Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz mengatakan, kurangnya pengawasan dari pemerintah ( Dinas Kesehatan ) dan jarangnya aparat hukum menindak pihak Rumah Sakit ( RS ) yang melanggar Undang – Undang Nomor : 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, padahal RS yang abaikan UU ini dapat menimbulkan fatal bagi pasien, dan hal ini terjadi setiap hari di beberapa RS yang ada.

Aziz menjelaskan, sudah ada regulasi bagaimana RS menangani pasien gawat darurat yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. RS harus menangani pasien gawat darurat tanpa memikirkan biaya terlebih dahulu.

Selanjutnya adapun beleid Pasal 29 ayat 1 butir (f) UU itu menyebutkan, setiap rumah sakit berkewajiban untuk melaksanakan fungsi sosial antara lain dengan memberikan fasilitas pelayanan pasien tidak mampu/miskin, pelayanan gawat darurat tanpa uang muka, ambulan gratis, pelayanan korban bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial bagi misi kemanusiaan.

Menurut data dan informasi yang dhimpun LSM. PKA – PPD, pada umumnya Rumah Sakit ( RS ) yang komersil  dan mementingkan keuntungan rata – rata terjadi di RS swasta, dan ada juga di RS milik pemerintah terjadi hal demikian, tapi ini tergantung dari oknum Dokter maupun Kepala Rumah Sakit tersebut, ujar Aziz.

Untuk itu LSM. PKA – PPD, minta kepada pemerintahan Jokowi – JK, untuk ambil tindakan tegas kepada RS yang sengaja untuk abaikan Undang – Undang Nomor : 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit, Aziz juga menegaskan kepada pemerintah apabila kedapatan ada RS yang melakukan tindakan yang bertentangan dengan Undang – Undang tersebut supaya pemerintah langsung berikan sanksi pencabutan izin operasinya, pungkas Aziz. ( IP - *** )



Berita Lainnya