Rabu , | WIB

Selasa, 19 September 2017 - 22:16:12 WIB
KAPOLRI PIMPIN SERAH TERIMA JABATAN POLRI DIHADIRI PIMPINAN KPK
Halo Polisi - Dibaca: 144 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara serah terima jabatan terhadap sejumlah perwira tinggi kepolisian. Menurut Tito, rotasi ini adalah rotasi rutin yang dilakukan lembaganya. “Kami mengadakan rotasi rutin sebetulnya, dan di-trigger oleh Komjen Dwi Priyatno yang memasuki masa purnatugas,” kata Tito di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa 19 September 2017.

Selanjutnya Tito merotasi Inspektur Pengawasan Umum Polri Komisaris Jenderal Dwi Prayitno yang memasuki masa pensiun pada November mendatang. Ia digantikan Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno yang sebelumnya menjabat Kabaharkam Polri. Posisi Putut kini digantikan Komisaris Jenderal Moechgiyarto yang sebelumnya menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Latihan.

Lantas sementara itu, Inspektur Jenderal Unggun Cahyono mengisi posisi Moechgiyarto. Brigadir Jenderal Asep Suhendar diangkat menjadi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri dan Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung Brigadir Jenderal Anton Wahono Sudarminto diangkat menjadi Staf Ahli Manajemen Kapolri. Brigjen Syaiful Zachri diangkat menjadi pengganti Anton di Kepulauan Bangka Belitung.

Kemudian Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi hadir dalam serah terima jabatan tersebut. Mereka adalah Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode Muhammad Syarif. Tito mengatakan kedatangan pimpinan KPK bentuk soliditas dan komitmen sinergi antara KPK dan Kepolisian. “Prinsipnya, kami tidak ingin ada benturan apalagi dipengaruhi adu domba pihak lain yang mungkin senang melihat Polri dan KPK tidak solid,” ujarnya.

Menyangkut rotasi jabatan tersebut, kata Tito, juga berkaitan dengan posisi kepolisian dalam mendukung kerja KPK. ”Ini juga ada kepentingannya dengan KPK, karena jabatan yang diserahterimakan berkaitan dengan kerja KPK seperti soal logistik, penyidikan, pendidikan, dan latihan,” kata Tito.

Sementara Ketua KPK Agus Rahardjo juga mengakui kedatangan komisioner ke Mabes Polri untuk memenuhi undangan serah terima jabatan yang erat kaitannya dengan lembaga anti rasuah tersebut. Menurut dia, ini berkaitan dengan pendidikan penyidik KPK yang dilakukan Lembaga Pendidikan dan Latihan Polri. “Tidak Mungkin KPK melakukan pelatihan sendiri,” ujarnya. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya