Senin , | WIB

Minggu, 08 Oktober 2017 - 16:53:12 WIB
LOKASI PEMANCAR RRI NDONA ENDE DIJADIKAN LAHAN PRKEBUNAN DAN TEMPAT KANDANG AYAM
Nusantara - Dibaca: 116 kali


Intelijenpost.com

Ende, Intelijenpost.com

Pemancar Radio Republik Indonesia ( RRI ) di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende – NTT, tampaknya bukan sebagai perkantoran, tapi kelihatannya bagaikan perkebunan dan terlihat jorok serta bau busuk kotoran ayam karena dikantor ini dibuat tempat usaha pemeliharaan ayam raas ( horn ).

Menurut hasil pantauan dan informasi yang dihimpun Intelijenpost.com dari sumber yang berinsial MI mengatakan, lokasi pemancar RRI tersebut, tanahnya disewa – sewakan kepada pengelola atau petani yang menanam ubi kayu ( singkong ) dan sayur – sayuran oleh Kepala kantor dinas RRI tersebut dan praktek transaksi ini sudah berlangsung lama, ujar sumber ini.

Kemudian lokasi sekitar kantor RRI ini dibikin kandang ayam raas ( horn ), yang terdiri dari ayam potong maupun ayam telur sehingga dikantor ini sangat bau sengat ( busuk ) dari kotoran – kotoran ayam tadi dan keadaan ini serta adanya bisnis tersebut dinilai sudah menyalahi dari peruntukan kantor karena dijadikan tempat bisnis yaqng jelas – jelas merugikan negara, sebab kandang – kandang ayam tersebut dipasang banyak lampu yang mempergunakan stroom listrik sangat banyak, kata sumber MI.

Selanjutnya berbagai kalangan sumber di Ndona – Ende mengatakan, ini kantor atau pemancar RRI ataukah ini kantor pertanian karena lokasinya dijadikan lahan bisnis tempat sewa – sewaan para petani atau pengelola kebun, disamping itu kantor ini dijadikan tempat pemeliharaan ayam ras ( horn ) jadi dibangun kandang – kandang ayam dan kotorannya sangat bau busuk, ini sudah jelas tidak beres dan diduga bisnis – bisnis ini ada beraromah penyimpangan dan ada unsur Kolusi, Korupsi dan Nepotisme ( KKN ) antara pengusaha dan Kepala kantor RRI ini. ( IP – MAM – AK – KR )



Berita Lainnya