Selasa , | WIB

Selasa, 10 Oktober 2017 - 10:03:45 WIB
LSM SEBUT HAMPIR SELURUH NTT UANG TUNJANGAN GURU NON SERTIFIKAT MACET
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 140 kali


Intelijenpost.com

DIPERKIRAKAN RP 10,23 MILIAR

Kupang, Intelijenpost.com

Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz mengatakan, baru saja pulang dari beberapa Daerah di Nusa Tenggara Timur ( NTT ), dalam rangka mengadakan investigasi terkait adanya laporan dari masyarakat dan para guru – guru di Kota Kupang, di Kabupaten Ende, di Kecamatan Balauring, Kecamatan Kedang, Kota Leuleba Kabupaten Lembata, Provinsi NTT.

Selanjutnya dalam rangka investigasi di NTT ini, dia ( Aziz ) di beberapa daerah tersebut ditemui oleh para guru – guru dan melaporkan mengenai uang tunjangan non sertifikat yang mereka terima dari pemerintah Rp. 250 ribu, per – orang, per – bulan, belum diterima semuanya di bulan September 2017 dan uang tunjangan itu digantung selama kurang lebih sudah 6 bulan sampai saat ini, jadi jumlah uang non sertifikat yang belum dibayar per – orang Rp. 250.000 x 6 bulan x 682 guru = kurang lebih Rp. 10,23 meliar, untuk hampir seluruh NTT.

Menurut Aziz, padahal uang tunjangan bagi guru yang belum bersertifikat , yaitu sekitar Rp. 250 ribu, per – orang, per – bulan, untuk Wilayah NTT sudah dikucurkan dari pemerintah pusat ke pemerintahan Provinsi , Kabupaten dan Kota, jadi dalam hal ini yang membuat mandek dana guru non sertifikat  tersebut sudah jelas di Dinas terkait anggaran pendidikan di daerah – masing – masing, ujarnya.

Imbuhnya, minta kepada pemerintah pusat dan daerah agar perhatikan nasib gurubaik menyangkut gaji pokoknya, gaji honor, dana tunjangan non sertifikat maupun masalah pengangkatan bagi guru Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS ), karena dalam hal ini, “ tanpa adanya guru, “ anak bangsa ini menjadi buta, gelap – gulita dan tidak bisa mengikuti  perkembangan dunia, tutur Aziz. ( IP – MAM – AK – MSD )



Berita Lainnya