Senin , | WIB

Minggu, 15 Oktober 2017 - 13:23:05 WIB
MEGAWATI SEBUT BANYAK YANG CATUT NAMANYA SOAL PASANGAN CALON
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 72 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri hari ini resmi mengumumkan nama pasangan calon (paslon) yang akan maju pada Pilkada Serentak 2018 di Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Lantas Mega mengatakan dalam memilih paslon, PDIP tidak hanya melihat ke jajaran internal partainya saja, tetapi juga melihat potensi yang ada di luar partai untuk bisa menemukan calon yang dirasa mumpuni.

"Menurutnya,sebetulnya kini perlu pemimpin yang hampir mencapai sempurna, mengayomi rakyatnya dan tidak mencari kekuasaan dari dirinya sehingga mata rantai kepemimpinan Indonesia dapat berjalan dengan baik," kata Mega dalam Rapat Koordinasi Pengumuman Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur dan Sulawesi Selatan di kantor DPP PDIP, Minggu (15/10).

Selanjutnya Mega menyampaikan banyak kader PDIP maupun orang di luar PDIP yang memiliki keinginan untuk bisa mencalonkan diri dari PDIP. Ia pun mengungkapkan banyak pihak yang akhirnya mencatut nama dirinya untuk bisa maju menjadi paslon dari PDIP. "Dari dulu saya lucu, banyak menggunakan nama saya, sudah dekat dengan ketua umum, sudah dapat restu," ujar Mega.

Kemudian menurutnya, kedekatan dengan dirinya tidak akan berpengaruh dalam keputusan partai untuk menentukan paslon. "Enggak perlulah ngomong dekat dengan ketua umum, dapat restu ketua umum itu semua salah. Harus saya katakan rekomendasi PDIP itu dari surat dan ditandatangani oleh ketua umum dan ada tanda rahasianya dan hanya diketahui ketua umum," tutur Mega.

Mengenai hal ini, Mega pun menegaskan proses pemilihan calon oleh PDIP dilakukan dengan berbagai proses dan tahapan. Usulan perihal nama calon pun, lanjutnya bisa diusulkan dari struktur partai paling bawah. "Jadi semakin banyak calon semakin baik, oleh karena itu kami membuka pendaftaran, sehingga kami bisa melihat," ucap Mega.

Sementara PDIP pun bekerja sama dengan himpunan psikolog Indonesia dalam proses pemilihan paslon yang akan maju pada Pilkada Serentak 2018. Harapannya agar PDIP bisa menentukan paslon secara lebih objektif dan realistis. "Sehingga kita memblendingnya dengan calon dan situasi kondisi daerah. Itulah yang dapat diberikan PDIP untuk bangsa ini," ungkapnya.

Hari ini PDIP telah mengumumkan pasangan Saifullah Yusuf dan Abdullah Azwar Anas sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018. Selain Jawa Timur, PDIP juga mengumumkan paslon yang akan maju pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan. Pasangan yang diusulkan adalah Nurdin Abdullah sebagai calon gubernur dan Andi Sudirman Sulaiman sebagai calon wakil gubenur. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya