Selasa , | WIB

Kamis, 03 Juli 2014 - 20:21:10 WIB
MENGANTISIPASI LONJAKAN ARUS MUDIK LEBARAN PT. PELNI OPERASIKAN 25 ARMADA KAPALNYA
Peristiwa - Dibaca: 26953 kali


SURABAYA,INTELIJENPOST.COM PT. Pelayaran Nasional Indonesia ( Pelni ), Direktur Utama Sulistyo Wimbo Hardjito mengatakan, dalam rangka mengantisipasi lonjakan arus mudik penumpang lebaran, Pelni sudah siap dengan mengoperasikan 25 armada kapal dan tidak ada yang docking untuk priode mudik 13 Juli – sampai 13 Agustus 2014, total kapasitas 45.077 penumpang dan di perkirakan jumlah penumpang arus mudik tahun ini 729,520 orang naik 3% dari tahun lalu, ujarnya.

Sulistyo juga mengungkapkan, dari 25 armada kapal yang kami operasikan terdiri dari 11 unit kapal penumpang tipe 2000 dan 3000, 9 unit kapal penumpang tipe 1000, 3 unit tipe 500 serta 2 unit kapal penumpang Ro – Ro dengan total kapasitas mencapai 51,048 seat ( termasuk dispensasi kapasitas penumpang )angkutan lebaran tahun 2014.

Merujuk dari kebijakan Direktur Utama PT. Pelni pusat dalam rangka pelayanan arus mudik lebaran, PT. Pelni Cabang Surabaya juga siap mengoperasikan 12 kapal termasuk 3 kapal tambahan deviasi lonjakan penumpang antara lain, KM. Labobar, KM. Leuser dan KM. Lawit pada saat peak season ( puncak angkutan )kata GM. PT. Pelni Cabang Surabaya Presda Simangasing.

Dia ( Presda ) juga mengatakan, sebagai gambaran tahun lalu sepanjang angkutan lebaran Pelni Surabaya mampu mengangkut sekitar 40.000 penumpang. Sementara lonjakan penumpang 3 % itu tertinggi di perkirakan rute Semarang – Surabaya, Surabaya – Balikpapan, Surabaya – Sampit dan Surabaya – Kumai serta Surabaya – Makasar, jelasnya.

Tak lupa juga Manajer Usaha Ending Wahyudi buka bicara, kami kira dengan operasikan 12 armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran sudah bias diatasi, karena lonjakan penumpang pada H + 10 hingga H + 15 umumnya terjadi setelah lebaran sebab pegawai asal Jawa yang mau pulang kedaerah terutama Kalimantan dan Sulawesi, cetus Ending.

Selanjutnya terkait dengan pelayanan dan mengantisipasi arus penumpang mudik lebaran, Intelijen Post coba konfirmasi dengan Ketua LSM.Pemantauan Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( LSM.PKA-PPD ) Jawa Timur sekaligus sebagai Kordinator Pengawasan Wilayah Indonesia Timur dan Kalimantan sekitarnya Lahane Aziz mengatakan, untuk mengantisipasi arus mudik lebaran PT. Pelni jangan hanya mikir untungnya saja dari hasil penjualan tiket sehingga menjual atau mengeluarkan tiket melebihi kapasitas seat maksimum angkut kapal.

Karena pengawasan LSM kami dari tahun ke tahun, PT. Pelni Cabang Surabaya selalu kebobolan sistim kerjanya dalam pembagian jatah tiket kepada Travel maupun agen – agennya, hal ini LSM berindikasi ada unsur kesengajaan karena setiap peak season arus mudik penumpang lebaran tiket yang diglontorkan bagaikan banjir sehingga melebihi kapasitas seat maupun ruangan jadi yang namanya keamanan, kenyamanan dan ketentraman sudah terelakan akhirnya penumpang yang naik berjubel sampai di atas kapal meninggal dunia, jelas Aziz.

Dengan naiknya berita ini, LSM.PKA-PPD minta kepada Syahbandar Tanjung Perak  jangan mengikuti, “ kata hati “ PT. Pelni yang menjurus tidak manusiawi yang menaikan penumpang di kapalnya melebihi kapasitas termasuk dispensasi, itu kapal penumpang bukan yang dinaikan sama dengan hewan jadi tidak ada toleransi kalau melebihi diturunkan atau dipindahkan di kapal tambahan deviasi peak season baru kapal tersebut diberangkatkan, tegas Aziz.    ( IP – DW )

Berita Lainnya