Kamis , | WIB

Minggu, 05 November 2017 - 22:02:11 WIB
ISTRI PETINGGI ISIS MARAWI ASAL BEKASI DITANGKAP FILIPINA
Dunia - Dibaca: 559 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai Kepolisian Nasional Filipina menangkap istri dari Omarkhayam Maute, Minhati Madrais. Wanita asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini masuk dalam daftar buron otoritas Filipina terkait aktivitas suaminya sebagai petinggi ISIS yang sempat menguasai Marawi. Maute sendiri tewas 16 Oktober lalu setelah serangan dilancarkan militer Filiphina. Pimpinan tertinggi ISIS di Marawi, Isnilon Hapilon juga tewas saat itu.

Menurut Kepala Polisi Iligan Leony Roy Ga mengatakan, kepolisian menangkap Minhati di rumahnya yang terletak di kawasan Tubod, Iligan City, Minggu pagi. Saat penangkapan, mulanya kepolisian tak mengenali Madrais, namun setelah diperiksa, ternyata namanya masuk ke dalam daftar pencarian.

Selanjutnya saat penangkapan ditemukan empat tutup peledak, dua tali peledak, dan alat penunjuk waktu pada peledak, yang sewaktu-waktu bisa digunakan. Petugas juga menemukan bahan kimia yang belum diketahui jenisnya.

Kemudian dengan penangkapan dan kepemilikan bahan peledak itu, pihak kepolisian akan mengusut keterlibatan Minhati dalam krisis di Marawi. "Saat ini dia masih menjalani pemeriksaan awal. Ponselnya juga diperiksa untuk memastikaan dugaan keterlibatannya," ujar Ga.

Sementara Minhati memiliki enam anak hasil dari pernikahannya dengan Maute. Saat ini empat anak perempuan dan dua anak laki-laki turut diamankan ke Kantor Polisi Wilayah 10. Dalam penanganannya, Polisi berkoordinasi dengan Departemen Kesejahteraan Sosial.

Minhati saat ini masih mengantongi paspor Indonesia. Namun paspor miliknya sudah habis masa berlakunya pada September 2016 lalu. Ia diiketahui masuk ke Filipina pada 2012 lalu.

Lantas berdasarkan pemberitaan dari sejumlah media nasional di Indonesia, Minhati dan Maute menikah di Kairo, Mesir saat sama-sama kuliah di sana. Keduanya pernah tinggal di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada 2010-2011 lalu sebelum kedunya pergi dan menetap di Marawi. Lalu mengenai Ayah Minhati KH Madrais Hajar merupakan pimpinan Pondok Pesantren Darul Amal Babelan di Bekasi. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya