Selasa , | WIB

Minggu, 19 November 2017 - 01:13:09 WIB
UMAT TAK IKUTI ULAMA YANG BICARA KASAR JENDERAL GATOT IMBAU
Nusantara - Dibaca: 74 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengajak umat Islam di Indonesia untuk tidak mengikuti para ulama yang tidak memberikan pesan kedamaian antarsesama dalam setiap khotbah-khotbahnya.

Selanjutnya Gatot menyampaikan itu saat berceramah di hadapan ribuan orang yang hadir dalam Milad ke-27 Pondok Pesantren Daarut Tauhid di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/11).

"Menurutnya, kalau ada ulama yang memakai sorban dan berbicara kasar yang membuat orang marah, itu pasti ulama palsu dan jangan diikuti,” kata Gatot seperti dikutip dari keterangan Puspen TNI yang diterima Intelijenpost.com. Lanjut menurut Gatot, para ulama sudah seharusnya berbicara dengan hati sehingga umat mendapatkan kedamaian.

Lantas Ulama juga selalu memberikan tausiah agar seorang muslim tidak arogan dan tidak pernah mengatakan kafir kepada orang lain, serta mengajak umat muslim untuk melindungi dan menghormati sesama umat lainnya. Itu karena Islam di Indonesia adalah rahmatan lil alamin atau Islam yang membawa kebaikan bagi semua umat. Para ulama di Indonesia, tambah Gatot, juga selalu memberikan tausiah kepada umatnya untuk menjadi seorang muslim yang cinta bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemudian mengakhiri ceramahnya, Gatot menyampaikan bahwa para ulama harus mengajak umat untuk beribadah dan mendengarkan khotbah di masjid, agar dapat meredakan kemarahan dan mengobati kekecewaan dari segala permasalahan yang dihadapi.  “Masjid itu tempat membuat hati sejuk dan tenang serta damai,” ujarnya.

Lalu sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, dalam sambutannya mengajak kepada kaum muslimin dan semua yang hadir untuk selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT serta berbuat yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

Mengenai dalam membangun bangsa, Aa Gym memberikan rumus tiga M dan tiga sa. "Yaitu mulai dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai saat ini, serta supaya akhlaknya baik harus dengan tiga sa (saya aman bagimu, saya menyenangkan bagimu, dan saya bermanfaat bagimu),” kata Aa Gym. ( IP – BOY )



Berita Lainnya