Selasa , | WIB

Senin, 11 Desember 2017 - 08:32:02 WIB
KELUARGA SOEHARTO TERPANGGIL PERKUAT GOLKAR AKBAR TANDJUNG :
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 177 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan keluarga Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto berkeinginan untuk memperkuat Partai Golkar.

Selanjutnya hal tersebut disampaikan Akbar kepada wartawan saat ditemui di sela-sela acara Sarasehan Nasional Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan. Menurutnya, niat tersebut disampaikan oleh Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut saat dirinya dan sejumlah sesepuh Partai Golkar menyambangi rumah Soeharto, Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (9/12).

Lanjut Akbar mengatakan, Keluarga Cendana sepakat mencalonkan Siti Hediati Hariyadi atau Titiek sebagai Ketua Umum Golkar dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) mendatang. "Pertemuan di Cendana memang kami diundang oleh Tutut dan dia menyampaikan bahwa mereka juga terpanggil untuk memperkuat Golkar dalam agenda-agenda partai politik ke depan dan dari pihak keluarga telah menyetujui Titiek," ucap dia.

Kemudian menanggapi keinginan itu, Akbar mengaku langsung menjelaskan perkembangan situasi dan kondisi di dalam Golkar, terutama seputar nama Ketua Koordinator bidang Perekonomian Golkar Airlangga Hartarto yang akan maju sebagai calon ketua umum. Dia menjelaskan, Airlangga telah mendapatkan dukungan hampir mayoritas pemegang hak suara.

Hal ini namun demikian, Akbar menyampaikan, politik selalu ada perkembangan yang membuka peluang lahir pesaing baru. "Saya dengar tadi sudah 31 dan hari ini 34 dan ini kenyataan. Dengan demikian, bila sampai ke Munaslub ini tentu Airlangga yang menjadi ketua umum," kata mantan Ketua Umum Golkar itu.

Serta lebih dari itu, Akbar tidak mempersoalkan keinginan Keluarga Cendana mencalonkan Titiek menjadi Ketua Umum Golkar. Menurutnya, Titiek adalah kader lama dan aktif dalam kepengurusan Golkar di bawah pimpinan Setya Novanto saat ini. Dia berkata, seluruh kader Golkar memiliki kesempatan untuk maju sebagai calon ketua umum. Namun, lanjunya, keputusan terkait sosok yang terpilih nantinya akan ditentukan oleh pemegang hak suara.

"Lantas bagaimana nanti dalam kenyataan ada unsur yang telah didukung oleh DPD tingkat I, termasuk di situ ada namanya Titiek ya harus dilihat sebagai suatu fakta, memang itu ada dan memang kemudian ada kesempatan ada diputuskan secara final siapa yang akan menjadi ketua umum," kata dia. ( IP – DW )



Berita Lainnya