Jumat , | WIB

Rabu, 13 Desember 2017 - 12:32:08 WIB
PER DESA DI 2019 KEMENKEU SIAP KUCURKAN RP1,4 MILIAR
Nusantara - Dibaca: 72 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Boediarso Teguh Widodo memastikan pemberian dana sebesar Rp1,4 miliar per desa pada 2019. Kendati demikian, saat ini, pihaknya masih menunggu evaluasi pemberian insentif tersebut dalam tiga tahun terakhir. "Kami siap memenuhi Rp1,4 miliar setiap desa, tapi kita melakukan review dulu," kata Boediarso, Selasa (12/12).

Lantas Boediarso mengaku, evaluasi ini harus dilakukan untuk menyiapkan aturan main yang lebih memadai. Selain itu, kualitas sumber daya manusia, termasuk aparat dan pendamping dana desa perlu ditingkatkan agar penyaluran insentif ini dapat lebih efektif meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Selanjutnya kalau kami tidak menyiapkan peningkatan capacity building aparat dalam mengelola keuangan desa, maka dikhawatirkan peningkatan dana desa dalam jumlah besar dapat menjadi celah penyalahgunaan, karena pemborosan, inefisiensi dan salah sasaran harus kita cegah," ujarnya.

Kemudian evaluasi yang dilakukan, kata dia, juga termasuk apakah tujuan pemberian dana desa ini telah memberikan dampak positif dalam mengentaskan kemiskinan, menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan dan daya beli masyarakat, serta mengatasi ketimpangan layanan publik antardesa.

"Menurut pelaksanaan dana desa memang berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dan persentase penduduk miskin serta gini ratio, tapi belum terlalu masif, artinya multiplier effect belum efektif, sehingga pengelolaan dana desa harus ada yang diperbaiki," katanya.

Meski demikian, menurut Boediarso, peningkatan alokasi hingga Rp1,4 miliar per desa pada 2019 sesuai janji politik Presiden juga bukan merupakan hal yang mudah dilakukan karena bergantung ketersediaan anggaran negara.

Sementara Boediarso menghitung pada 2019, anggaran dana desa seharusnya naik menjadi 10 persen dari anggaran transfer ke daerah sesuai UU Desa. Jika anggaran transfer ke daerah saat ini Rp706 triliun, maka 10 persen dari dana tersebut baru sekitar Rp70 triliun-Rp75 triliun. Dengan demikian, jika dibagi dengan 75 ribu desa, anggaran per desa baru bisa mencapai Rp1 miliar. "Untuk Rp1,4 miliar berarti pagunya harus lebih besar," ungkapnya.

Menyangkut dalam APBNP 2017, pemerintah mengalokasikan dana desa sebesar Rp60 triliun atau sama dengan pagu dana desa dalam APBN 2018. Dengan pagu tersebut maka sebanyak 74.910 desa rata-rata mendapatkan dana desa sebesar Rp800 juta per desa. Sementara itu, hingga pertengahan Desember 2017, penyaluran dana desa telah mencapai Rp59,19 triliun. Realisasi tersebut sudah mendekati target dalam APBN 2017 sebesar Rp60 triliun.

Bahkan adapun secara rinci, realisasi tersebut berasal dari penyaluran dana desa dari rekening kas umum negara ke rekening kas umum daerah sebesar Rp35,8 triliun untuk 74.910 desa atau sebanyak 99,5 persen dari target penyaluran tahap I sebesar Rp36 triliun.

Namun kemudian, penyaluran dana desa tahap II dari rekening kas umum negara ke rekening kas umum daerah mencapai Rp23,4 triliun untuk 73.051 desa atau sebanyak 97,3 persen dari target penyaluran tahap II sebesar Rp24 triliun. Dari total realisasi tersebut, maka masih terdapat dana desa yang belum tersalurkan sebesar kurang lebih Rp800 miliar hingga akhir tahun. ( IP – DW )



Berita Lainnya