Selasa , | WIB

Kamis, 11 Januari 2018 - 21:16:58 WIB
PELINDO III SERTIFIKATNYA TANAH PELABUHAN DAN KEMBANGKAN 11 PROYEK STRATEGIS
Pelabuhan - Dibaca: 132 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menyangkut status tanah dan aset di pelabuhan, yang kini dikuasakan pengelolaannya ke PT Pelabuhan Indonesia III (Persero)/Pelindo III, termasuk di Tanjung Perak segera disertifikasi. Selain pengembangan 11 proyek strategis, upaya ini sebagai jaminan kepastian secara hukum dalam pengusahaan tanah di wilayah perusahaan yang berkantor pusat di kawasan Tanjung Perak Surabaya tersebut.

“Lantas tujuannya, untuk memberikan jaminan kepastian dan perlindungan hukum dalam pengusahaan tanah di wilayah Pelindo III,” cetus CEO Pelindo III IG. N. Askhara Danadiputra usai menandatangani nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) terkait program sertifikasi tanah (PST) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Menurut Ari Ashkara, sapaan CEO Pelindo III ini mengatakan, selain jaminan kepastian, pensertifikatan tanah tersebut merupakan bentuk dukungan Pelindo III, terhadap percepatan pencapaian program strategis di Kementerian ATR/BPN. Untuk itu, lanjut Ari, perlu adanya kesepakatan secara formal dan tertulis melalui penandatanganan MoU dalam hal pensertifikatan aset tanah masyarakat.

“Sementara kami berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang reformasi agraria. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo menargetkan sebanyak 7 juta sertifikat diterbitkan Kementerian ATR/BPN di tahun 2018,” tutur Ari dalam penandatangan kesepakatan yang dilakukan Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil.

Lalu sementara, Commercial and Operational Director Pelindo III Mohammad Iqbal berharap, sertifikasi aset tanah tersebut dapat mendukung optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan. Alasannya, Pelindo III kini sedang gencar-gencarnya melakukan diversifikasi bisnis. “Terutama di sektor properti, bisnis kepelabuhanan dan pariwisata bahari,” jelas Iqbal terpisah.

Bahkan selain itu, kata Iqbal, pasca sertifikasi, Pelindo III akan mencatatkan peningkatan aset yang dapat meningkatkan valuasi perusahaan di pasar global. Sehingga, dapat membawa sentimen positif pada aksi korporasi Pelindo III untuk meningkatkan investasi. “Perlu diketahui, dalam beberapa tahun ke depan, Pelindo III, selaku operator pelabuhan milik Pemerintah, berencana mengembangkan 11 proyek strategis,” ungkap Iqbal.

Kemudian disebutkan, beberapa proyek tersebut di antaranya pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi Java Integrated Industrial & Port Estate (JIIPE) di Gresik. Pelindo III juga mendukung program pemerintah dalam penyediaan pasokan listrik, dengan membangun Terminal LNG di Pelabuhan Benoa Bali dan PLTMG di Terminal Teluk Lamong, termasuk dukungan Pelindo III terhadap target pemerintah untuk mendatangkan kunjungan 20 juta wisatawan. “Dengan membangun terminal penumpang kapal pesiar dan kompleks marina bertaraf internasional di Bali dan Banyuwangi,” urai Iqbal. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya