Jumat , | WIB

Selasa, 16 Januari 2018 - 21:01:19 WIB
HASIL DUGAAN CUCI DUIT BUPATI RITA KPK SITA 40 TAS BERMERK
Hukum & Kriminal - Dibaca: 67 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai mngenai KPK menyita 40 tas bermerek dan barang mewah lainnya dari hasil penggeledahan dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, Rita Widyasari. "Mengenai perkembangan dalam lima hari terakhir KPK telah melakukan serangkaian kegiatan di Kukar," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/1).

Dia ( Rita ), bersama Komisaris PT. Media Bangun Bersama Khairudin, sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka kasus pencucian uang. Keduanya diduga menyamarkan hasil penerimaan suap dan gratifikasi senilai Rp436 miliar. Syarif melanjutkan, penggeledahan tersebut dilakukan pada 11-15 Januari 2018, di sejumlah lokasi. Yakni, di dua rumah pribadi Rita, rumah tiga anggota DPRD Kutai Kartanegara yang masuk dalam Tim 11 (tim yang diduga mengatur proyek di Kukar), dan satu rumah teman Rita, di Tenggarong, Kukar.

Lantas selain itu, penggeledahan dilakukan di kantor PT Sinar Kumala Naga dan dua rumah pribadi milik pihak terkait di Samarinda, Kalimantan Timur. Menurut Syarif, dari penggeledahan tersebut Penyidik KPK menyita uang dalam pecahan US$100 sejumlah US$10 ribu dan sejumlah pecahan uang rupiah yang totalnya mencapai Rp200 juta. "Kemudian dokumen dan bukti transaksi koran atas pembelian sejumlah aset, tas bermerek berjumlah 40, sepatu, jam tangan, dan perhiasan lainnya," imbuhnya.

Sementara terkait perkembangan kasusnya, pada periode 15-19 Januari 2018 Penyidik KPK telah memeriksa 20 saksi untuk tersangka Rita dan Khairudin di Polres Kutai Kartanegara.

Bahkan sebelumnya, Rita dan Khairudin juga telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi bersama Direktur Utama PT Sawit Golden Prima, Hery Susanto Gun alias Abun.

Kemudian untuk kasus yang pertama, Rita diduga menerima suap sebesar Rp6 miliar dari Abun terkait pemberian izin operasi untuk keperluan inti dan plasma perkebunan kelapa sawit PT Sawit Golden Prima di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman. Sementara, kasus dugaan gratifikasi, Rita bersama Khairudin diduga menerima uang sekitar Rp6,97 miliar terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Kukar. KPK sudah melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset Rita, mulai dari mobil hingga apartemen. ( IP – DW )



Berita Lainnya