Senin , | WIB

Kamis, 01 Februari 2018 - 11:32:14 WIB
DALAM PERKARA KORUPSI E-KTP AHY TAK SUKA SBY DIFITNAH
Politik & Pemerintahan - Dibaca: 273 kali


Intelijenpost.com

Lebak, Banten, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak suka ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), disebut dalam proses pengadilan korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto. Nama mantan presiden RI itu disebutkan politikus Mirwan Amir saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 25 Januari lalu.

Mengenai dalam kesaksiannya mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu mengaku pernah menyarankan kepada SBY yang kala itu presiden untuk tak melanjutkan proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri. Namun, proyek senilai Rp5,9 triliun tu akhinya tetap berjalan. "Enggak ada hubungannya sama bapak," kata AHY singkat, usai memberikan bantuan kepada korban gempa Lebak, di Kecamatan Bayah, Banten, Rabu (31/1).

Selanjutnya soal penyebutan nama SBY oleh Mirwan Amir, Setnov mengaku kaget. Padahal dalam surat dakwaan mantan Ketua Umum (Ketum) Golkar dan ketua DPR RI itu, tidak ada nama SBY hanya tercatat nama Gamawan Fauzi yang kala itu menjabat Menteri Dalam Negeri.

Lantas Setya Novanto sendiri didakwa berperan meloloskan anggaran proyek e-KTP di DPR pada 2010-2011. Atas perannya, Setya Novanto disebut menerima imbalan US$7,3 juta. Selain menerima uang, pejabat legislatif tiga periode yakni 1999 - 2004, 2004 - 2009 dan 2009 - 2014 itu disebut menerima jam tangan merek Richard Mille seharga US$135 ribu.

Kemudian kemarin AHY berada di Lebak demi memberikan bantuan semen, pakaian, hingga sembako ke korban goa bumi di Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. "Enggak banyak, tapi semoga bisa membantu masyarakat," ujar AHY, usai memberikan bantuan ke korban gempa di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (31/1).

Menyangkut bantuan yang berasal dari AHY Fondation ini, menurut anak pertama dari SBY, dikumpulkan dari masyarakat saat dirinya berada di Sorong, Papua. Setelah sesampainya di Jakarta, mantan Cagub DKI Jakarta ini segera menyalurkan bantuannya ke korban gempa bumi berkekuatan 6,1SR yang merusak ribuan rumah. "Setibanya saya di Jakarta, segera saya persiapkan, untuk mengunjungi masyarakat di Lebak sini," terang DIdi ( IP – BOY )



Berita Lainnya