Rabu , | WIB

Rabu, 07 Februari 2018 - 12:35:12 WIB
KEMENTAN INGIN PETANI JANGAN SAMPAI RUGI HARGA GABAH TURUN
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 177 kali


Intelijenpost.com

Garut, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah akan memastikan petani tidak sampai merugi saat musim panen kali ini. Saat ini, Kementerian Pertanian ( Kementan) telah menerima laporan harga gabah di tingkat petani sudah hampir mendekati Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 3.700 per kilogram.

"Lantas harga sudah turun sampai Rp 700 per kilogram, di Sulsel, Jabar, Jatim hingga Jateng, bahkan kami terima laporan sudah ada yang turun menjadi Rp 3.800," jelas Mentan Amran usai melakukan panen raya di Desa Mancagahar, Kecamatan Pamengpeuk, Garut, Selasa (6/2/2018) siang.

Menurut mentan Amran menyampaikan, begitu menerima laporan harga turun, pihaknya langsung melakukan rapat dan membentuk tim khusus untuk melakukan penyerapan gabah dari petani di seluruh Indonesia bersama Bulog dan BRI. Menurut dia, semua pihak langsung menandatangani MoU untuk penyerapan gabah. "Hari itu juga langsung kita tandatangani MoU untuk serap beras petani, pokoknya sekarang kita fokus beli gabah, jangan sampai petani rugi," katanya.

Lanjut Amran menyampaikan, pemerintah telah menetapkan empat skema harga pembelian gabah bagi petani yang berbeda-beda untuk menyerap semua gabah dari petani.

Skema pertama adalah harga diluar kualitas, untuk menyerap gabah yang biasanya tidak memenuhi standar Bulog yang biasanya terjadi karena kadar air yang tinggi.

Sementar kemudian Harga Pembelian Pemerintah (HPP), kemudian skema harga fleksibilitas yang bisa lebh tinggi dari HPP pemerintah dan yang terakhir adalah skema harga komersil yang akan disesuaikan dengan kebijakan Bulog. Amran menegaskan, hingga bulan Juni mendatang, pemerintah menargetkan produksi beras nasional yang bisa diserap oleh Bulog bisa mencapai 2,2 juta ton. Oleh karenanya, tim khusus akan terus bergerak membeli gabah dari petani. ( IP – TIO ) 

 



Berita Lainnya