Selasa , | WIB

Selasa, 20 Februari 2018 - 09:02:56 WIB
PEMERINTAH REKRUT PARA AHLI JADI GURU SIAPKAN TENAGA KERJA ANDAL
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 447 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijenpost.com

Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz menanggapi masalah rencana pemerintah rekrut para ahli jadi guru, siapkan tenaga kerja andal, menurut dia tidak bermasalah ini semua demi meningkatkan Sumber Daya Manusia ( SDM ) dunia pendidikan.

Namun menurut Aziz, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan ( pemerintah ) harus ingat dan ini merupakan masalah yang belum diselesaikan mengenai guru honor yang terdapat di seluruh Indonesia berjumlah ribuan belum diangkat menjadi guru tetap atau Pegawai Negeri Sipil ( PNS ), jadi pemerintah tuntaskan duluh masalah guru – guru honor tersebut, ujar Aziz.

Lanjut dia ( Aziz ) mengatakan, masalah SDM guru honor pun tidak diragukan karena segi pendidikan mereka juga memenuhi syarat dan menjadi guru honor di sekolah - sekolah milik pemerintah atau swasta  antara 3 – sampai 5 tahun, bahkan ada yang sudah 10 tahun belum juga diangkat jadi guru tetap ( PNS ), maka hal ini yang perlu pemerintah perhatikan, tutur Aziz.

Selanjutnya berita yang dilansir Intelijenpost.com mengenai, Pemerintah akan mulai mengalihkan fokus kepada pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk mempersiapkan tenaga kerja yang andal. Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy mengatakan bahwa hal itu merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo dan akan dimulai pasca-2018.

"Menurutnya, setelah (fokus di) infrastruktur kerasnya, walaupun belum selesai betul, tetapi mencoba mengalihkan fokus ke pengembangan SDM," ujar Muhadjir di Kantor Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Senin (19/2/2018).

Lantas sebagai tahap awal, kata Muhadjir, Kementerian Pendidikan ( Kemendikbud) akan meningkatkan program vokasi atau kejuruan sehingga menghasilkan SDM yang ahli dalam bidang tertentu. Pemerintah akan merekrut para ahli-ahli yang sudah berpengalaman dari luar Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah.

Mengenai hal ini,  dinilai sangat penting untuk menyalurkan ilmu para ahli di bidangnya masing-masing kepada anak didik yang disiapkan menjadi tenaga kerja terampil. Bahkan, pemerintah juga akan mengusahakan agar para ahli tersebut memperoleh sertifikat keguruan sehingga memudahkannya mengajar di sekolah-sekolah. "Termasuk menjadi trainer untuk para guru," kata dia.

Sementara terkait dengan mekanisme anggaran, Muhajir mengatakan, saat ini pemerintah masih membahasnya. Hanya saja, ia optimis terkait dengan pemberian sertifikat keguruan kepada para ahli tersebut. Sebab, para ahli tersebut dipastikan ahli yang sudah mendapatkan rekomendasi dfari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). ( IP – LA – DW )

 



Berita Lainnya