Senin , | WIB

Rabu, 21 Februari 2018 - 11:23:08 WIB
BUPATI BANGKEP DIDUGA BANCAKAN UANG DANA DESA
Nusantara - Dibaca: 421 kali


Intelijenpost.com

Bangkep, Intelijenpost.com

Bupati Bangkep diduga telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya, oknum pejabat daerah yang ‘’nakal, “ di Sulteng menjabat sebagai Bupati terang-terang-an memakan uang Dana Desa (DD), namun tetap kekeh tidak tahu malu kepada masyarakatnya dan masih melenggang bak manusia tak berdosa. Masyarakatnya dibuat geram dan meminta agar KPK menangkapnya secepatnya, ucap berbagai sumber ini.

Selanjutnya berdasarkan data ‘kenakalan’ pejabat Bupati itu sunggulah nista. Manusia Bengal itu adalah ZM, Bupati Banggai Kepulauan, Provinsi Sulawesi Tengah. Pasalnya, sang pejabat ditengarai telah melakukan tindakan koruptif penggunaan dana desa (DD) di 141 desa yang berada di daerah tersebut.

Intelijenpost.com coba konfirmasi dengan salah satu tokoh masyarakat, yang namanya minta dilindungi UU PERS membeberkan bahwa sebagai Bupati di Kabupaten Banggai Kepulauan, ZM, ‘telah’ sewenang-wenang menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati No. 264 Tahun 2017 sebagai dasar untuk adakan bancakan uang, dan secara jelas membentuk tim monitoring,tim evaluasi dan tim pengendalian pembangunan desa, akan tetapi, lacurnya biaya honor tim anggarannya bersumber dari APBDes bersangkutan, kata tokoh masyarakat itu.

“Mengenai dana untuk tim Monev diambil dari Dana Desa (DD), dan setiap desa setor duit Rp.10 juta per desa. Bila ada 141 desa yang setor, maka total duit yang terkumpul sebesar Rp 1.410.000.000 (satu koma empat miliar-an),” tutur tokoh masyarakat itu kepada Intelijenpost.com di Banggai Kepulauan.

Bahkan lebih lanjut,  kata sumber yang sama membongkar kebobrokan oknum Bupati tersebut dengan data-data A1, dan diduga kuat praktik koruptif berlabel Tim Monev pengendalian Pembangunan Desa hasil cetakan ZM, personilnya hanya diisi orang-orang dekat sang Bupati. Dan di dalam SK kontroversial dugaan lain menilai bahwa surat SK tersebut melangkahi regulasi tentang teknis pelaksanaan dan penggunaan DD, karena terdapat sejumlah nama oknum petinggi daerah dan anggotanya adalah hanya orang dekat orang kosong satu di daerah itu, ungkap sumber tadi.

Saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya Bupati ZM, mengakui tindak kejahatannya telah memakan uang Negara dan berjanji akan mengembalikan duit DD itu dan akan membubarkan tim Monev yang dibentukannya. “Uangnya akan kami kembalikan dan tim ini akan segera dibubarkan,” ujar Bupati ZM.

Mengenai hal ini, pewarta masih sementara berkomunikasi di telepon genggam sang Bupati tiba-tiba naik pitam dan mengancam wartawan dengan nada keras, dengan meminta tidak menulis kelakuannya ke dalam sebuah pemberitaaan. “Saya tidak makan duitnya, tapi kalau mau lapor, silahkan…!!! Hati-hati anda jangan tulis persoalan ini, Hati-hati kau,” ucapnya sambil memutuskan komunikasi. ( IP - *** )

 



Berita Lainnya