Minggu , | WIB

Rabu, 28 Februari 2018 - 08:46:44 WIB
KOMITMEN RI TERHADAP PERDAMAIAN MENLU : DUNIA PERCAYA
Nasional - Dibaca: 374 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengklaim dunia menaruh kepercayaan besar terhadap komitmen Indonesia terhadap perdamaian berkat kontribusi yang besar untuk menjaga stabilitas dan keamanan global.

Selanjutnya kepada para pasukan Kontingen Garuda di Adchit Al Qusayr, Retno mengatakan salah satu kontribusi RI adalah mengirimkan ribuan pasukan untuk membantu misi perdamaian PBB di berbagai belahan dunia termasuk di Libanon (UNIFIL).

"Mengenai kontribusi Indonesia bagi perdamaian dunia tidak terbantahkan. Indonesia memiliki kredensial, track record, dan sejarah panjang. Dunia menaruh kepercayaan besar terhadap komitmen dan kontribusi Indonesia terhadap perdamaian dunia," kata Retno di markas Indonesian Batalyon (Indobatt), Senin (26/2).

Kemudian Indonesia saat ini masuk dalam 10 negara terbesar yang menyumbangkan pasukannya untuk misi perdamaian PBB di seluruh dunia. Dari sembilan misi perdamaian, jumlah pasukan RI di UNIFIL merupakan yang terbanyak. Dari 41 negara yang berkontribusi di UNIFIL, kontingen Garuda saat ini menjadi penyumbang pasukan terbesar dengan jumlah personel mencapai 1.290 orang, diikuti Itali dengan 1.007 personel, dan India 899 orang.

Bahkan selain misi militer, di sana kontingen Garuda juga rutin menggelar program sosial dan budaya seperti kegiatan pelayanan kesehatan, kerja bakti, pelatihan kepada polisi setempat, dan sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai budaya Indonesia ke masayarakat setempat. "Pasukan Garuda di sini memiliki kedekatan khusus dengan masyarakat setempat. Dibawah program Civil Military Coordination (CIMIC) pasukan kita rutin menggelar kegiatan sosial dan budaya," kata Retno melalui keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (27/2).

Lantas dalam kesempatan yang sama, Retno juga sempat melihat langsung kegiatan sosial pasukan Garuda saat mengunjungi salah satu kamp medis di Distrik Thaibeh. Saat itu, pasukan Garuda sedang memberikan pelayanan kesehatan warga setempat. Para pasukan Garuda, papar Retno, juga melakukan kunjungan ke rumah-rumah penduduk jika mereka membutuhkan pelayan kesehatan secara khusus di luar waktu operasional kamp medis.

"Lalu berbagai pelayanan masyarakat seperti ini telah membuat peacekeepers Indonesia sangat dekat dengan masyarakat setempat," kata Retno.

Semetara Retno juga berkesempatan melakukan diskusi dengan personel perempuan kontingen Garuda yang mencapai 48 orang. Dia mengatakan pasukan perdamaian perempuan memiliki keunggulan dan nilai tambah tersendiri. Menurut Retno, pasukan perdamaian perempuan lebih mudah dipercaya oleh masyarakat setempat dalam menangani serta membantu kaum perempuan dan anak-anak di daerah konflik.

"Menurutnya, sebagai perempuan saya sangat bangga. Jumlah women peacekeepers Indonesia terus meningkat. Ini nilai tambah luar biasa, di mana negara muslim terbesar di dunia mengirim women peacekeepers ke misi perdamaian PBB," ujar Retno.

Terkait kunjungan Retno ke UNIFIL dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bangsa terhadap pasukan Garuda yang selama ini turut membantu negara menjalankan salah satu mandat konstitusi yakni menjaga perdamaian dunia. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya