Selasa , | WIB

Senin, 08 September 2014 - 10:06:32 WIB
MENGAKU BIN, BACK UP INSTANSI BERMASALAH DAN MEMUKUL WARTAWAN
Nusantara - Dibaca: 95668 kali


Kantor Badan Intelijen Negara

BANGGAI LAUT,INTELIJENPOST.COM Kasus pemukulan seorang wartawan bernama Agus Cokro dari media Suara Investigasi Nasional pada hari, Rabu ( 3/9/2014 )dan permasalahannya dilaporkan wartawan tersebut di Polsek Banggai Laut,dan Intelijen Post sempat dihubungi via ponselnya wartawan korban pemukulan ( Agus Cokro ) bahwa dirinya mengalami pukulan keras hingga mukanya memar  yang dilakukan oleh seorang petugas bernama Jaka, B Setiawan yang mengaku sebagai Badan Intelijen Negara ( BIN ), ujarnya.

Setelah usai Intelijen Post berbincang – bincang dengan wartawan Suara Investigasi Nasional yang menjadi korban pemukulan keras dan tidak manusiawi oleh anggota yang mengaku dirinya sebagai BIN tersebut ( Jaka, B. Setiawan ), untuk memastikan bahwa ada kejadian pemukulan wartawan tadi dan Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) di Banggai Laut tersebut.

Intelijen Post coba konfirmasi dengan Kapolsek Banggai Laut,Pak. Raymon melalui Sms di ponselnya 082192089XXX, mengenai adanya kasus pemukulan yang dilakukan anggota BIN terhadap wartawan ( Agus Cokro ), Kapolsek Banggai Laut Raymon mengatakan, percayakan duluh kasus ini kepada saya untuk adakan mendiasi dan hasilnya nanti akan disampaikan via ponsel kepada Intelijen Post, katanya.

Namun sampai berita ini unggah, Kapolsek Banggai Laut, Raymon tidak menepati janji untuk menghubungi Intelijen Post, bahkan yang menghubungi Pimred Intelijen Post Cuma korban wartawan yang kena bogem mengaku anggota BIN tadi, Agus Cokro menjelaskan dalam kasus ini Kapolsek sendiri bingung untuk menyelesaikannya sehingga terkesan tidak mendapat keadilan dan hanyalah sia – sia untuk dilaporkan di Polsek tersebut, cemas Agus.

Menurut Agus ( wartawan Suara Investigasi Nasional ) bahwa dirinya diancam Jaka. B, Setiawan yang mengaku BIN, hari, Rabu ( 3/9/2014 ), menyampaikan kepada Agus Cokro dan koresponden Pak. Thambrin Kubo bahwa Agus Cokro adalah Target Operasional ( TO ), ucapnya.

Adanya ancaman terhadap wartawan ini, diminta kepada Kepala Badan Intelijen Negara ( BIN )di Jakarta Pusat, untuk menanggapi kejadian ini lebih serius , “ karena ini merupakan ancaman terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugasnya mencari informasi berita,” padahal secara tidak langsung wartawan dan BIN adalah mitra karena bisa tukar – menukar informasi dan kalau benar Jaka. B, Setiawan anggota BIN sudah melakukan pelanggaran keras sebab BIN tidak boleh memukul siapapun juga serta tidak dibenarkan back – up instansi yang melakukan keselahan, tegas Pimred.

Untuk itu dari berbagai sumber wartawan, minta Bapak. Jenderal Marciano Nourman untuk menugaskan tim anggota BIN datang ke Polsek Banggai Laut untuk mengambil keterangan dari Pak. Raymon yang menangani kasus dimaksud, serta diberikan tindakan tegas kepada yang mengaku anggota BIN karena informasi yang bersangkutan Jaka.B, Setiawan sudah banyak meresahkan masyarakat, kata sumber ini.  ( IP – LA )

Berita Lainnya