Minggu , | WIB

Jumat, 03 Oktober 2014 - 14:42:28 WIB
PERMASALAHAN HUKUM DI INDONESIA TIDAK ADA KEMAJUAN YANG SIGNIFIKAN
Kabar Redaksi - Dibaca: 10546 kali


Sultan Ode Lahane Azis

Oleh : Pimpinan Redaksi Intelijen Post , Sultan Ode Lahane Azis

Permasalahan di dunia hukum di Indonesia masih terus menerus terjadi dan tidak menunjukan kemajuan yang signifikan. Pokok persoalan di alamatkan ke dunia hukum, misalkan saja hukum berubah fungsi hanya sebagai alat rekayasa pembenaran korupsi  ( law as tool of social engineering ), keadilan semakin tergeser oleh kepastian hukum  ( legal formal ), fenomena sesatnya peradilan, dikriminasi penegakan hukum, hukum sebatas sebagai komoditas politik dan lain sebagainya.

Memang perubahan dunia hukum kita tidak bisa semata – mata digantungkan kepada penegak hukum yakni mulai Advokat, Polisi, Jaksa, Hakim dan penegak hukum lainnya yang berada di muara yang menentukan warna hukum di Indonesia. Namun, berbagai tudingan miring juga tanggung jawab kepada penyusun hukum dan kebijakan yang membuat aturan yang tidak responsive terhadap kebutuhan serta nilai – nilai yang dipegang teguh dan hidup di masyarakat.

Situasi dan kondisi macetnya reformasi sampai saat ini sebenarnya masih relevan dengan apa yang kami kemukakan, “ seluruh teori dan konsep di gudang sudah habis dikeluarkan, tak ada yang tersisa untuk di tawarkan, bahkan, teori penyebab ketidak manjuran teori yang dipakai pun sudah habis.”

Banyak hal perbaikan telah terjadi  di Indonesia, antara lain pembuatan aturan semakin transparan dan akuntabel, semakin banyak pejabat aktif maupun tidak yang bisa tersentuh hukum yang dahulu dimasa Orde Baru mustahil itu terjadi, berbagai mekanisme yang memungkinkan hak warga Negara mempersoalkan pelanggaran Hak Asasinya dari mulai class action sampai yudicial review oleh MK, lembaga – lembaga hukum mulai membuka pintu akan reformasi dari Kepolisian sampai Mahkamah Agung, terbentuknya lembaga / badan /komisi yangh mendukung tercapainya reformasi dan perbaikan hukum, baik lembaga yang diamanatkan konstitusi, UU atau keputusan Presiden.

Semua kemajuan ini patut diapresiasi, namun sebagai bagian elemen bangsa dan Negara, mengemban tugas besar menuntaskan permasalahan yang masih terjadi, baik melalui konstribusi saran, pemikiran, ataupun tindakan nyata di tengah masyarakat. Peran serta masyarakat dan perubahan prilaku para pengemban hukum menentukan apakah hukum benar – benar masih memiliki fungsi memberikan kepastian, keadilan dan sekaligus kemanfaatan.

Berita Lainnya