Rabu , | WIB

Senin, 25 Juni 2018 - 13:08:11 WIB
POLDA NTT DAN POLRES ALOR ABAIKAN SURAT LAPORAN MASYARAKAT
Halo Polisi - Dibaca: 251 kali


Intelijenpost.com

TERKAIT KASUS PIDANA, DIMINTA KAPOLRI TINDAK LANJUTI KASUSNYA

Surabaya, Intelijenpost.com

Ketua Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia, Lahane Aziz mengatakan, Kapolres Alor dan Kapolda Kupang ( NTT ), abaikan surat laporan masyarakat ( LSM ) terkait kasus dugaan tindak pidana yang dilakukan pihak Bank BRI Kalabahi dengan cara yang tidak prosedural sesuai hukum yakni, mengambil, merampas, menyita serta terindikasi memalsukan surat berharga berupa Akte Sertifikat Tanah Hak Milik SULAIMAN  ABU No. 1117 yang luasnya kurang lebih 481 M2.

Selanjutnya dengan kejadian ini, pada hari Senin, tanggal 9 Oktober 2017, datang melapor dan sekaligus mohon perlindungan hukum di kantor LSM. PKA – PPD, seorang laki – laki bernama : SULAIMAN  ABU, umur 50 tahun, pekerjaan wiraswasta, bertempat tinggal di Kadelang, RT 002, RW 004, Kalabahi Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor – NTT.

Menanggapi laporan kasus ini, LSM.PKA-PPD datang kelokasi Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) dan langsung mengambil keterangan dari SULAIMAN  ABU serta ahli warisnya Istri, Anak – anaknya, maka LSM. PKA – PPD membuat Surat Nomor : 122/LSM/PKA-PPD/KOR.SI/X/2017, perihal : Laporan Dan Mohon Perlindungan Hukum kepada Kapolres Alor, namun laporan perkara ini dinilai tidak ditanggapi sehingga LSM membuat Surat Nomor: 123/LSM/PKA-PPD/KOR.SI/I/2018, kepada Kapolda Kupang ( NTT ), hal ini juga tidak ditanggapi atau diabaikan, ujar Aziz.

Kemudian LSM. PKA – PPD membuat Surat Nomor: 124/LSM/PKA-PPD/KOR.SI/V/2018, perihal : Laporan dan Mohon Perlindungan Hukum serta minta ditindaklanjuti kasus ini oleh Kapolri, apabila kasus ini belum juga ditanggapi Kapolri sampai dengan batas waktu, tanggal 21 Juli 2018, terpaksa kasus ini LSM akan limpahkan atau minta Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas ) harus menangani masalah ini karena dianggap Kepolisian sudah melanggar tugas dan fungsinya  sebagai penegak hukum, kata Aziz.

Imbuhnya karena masalah kasus ini, LSM juga membuat surat tembusan kepada Komisi Kepolisian Nasional ( Kompolnas ), lantas hal ini sudah ditanggapi surat tembusan tersebut, diberitahukan bahwa surat tembusan pengaduan saudara telah kami terima dan diberi nomor registrasi: 1071/29/RES/V/2018/Kompolnas. Apabila saudara mengalami kesulitan atau keluhan terhadap pelayanan Kepolisian, dimohon dapat membuat surat keluhan yang ditujukan langsung kepada Kompolnas melalui Aplikasi Kompolnas atau Website: WWW.pengaduan.Kompolnas.go.id dan atau melalui surat dengan melangkapi bukti keluhan. ( IP - *** )   



Berita Lainnya