Senin , | WIB

Selasa, 03 Juli 2018 - 11:00:04 WIB
PAGI INI KOLOM ABU CAPAI 2 KM GUNUNG AGUNG DUA KALI ERUPSI
Peristiwa - Dibaca: 165 kali


Intelijenpost.com

Bali, Intelijenpost.com

Sesuai mengenai Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali kembali erupsi pagi ini, Selasa (3/7). Tak cuma sekali, Gunung Agung dua kali erupsi dengan jarak waktu kurang dari 30 menit.

Lantas hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho. "Dua kali erupsi kecil Gunung Agung menyambut pagi ini 3/7/2018," tulis Sutopo dalam akun twitternya, Selasa (3/7).

Selanjutnya Sutopo menyebut letusan pertama terjadi sekitar pukul 09.28 WITA dengan tinggi kolom abu hingga 2.000 meter dari puncak gunung disertai intensitas tebal condong ke arah barat. "Letusan kedua pukul 09.46 WITA setinggi 500 m ke barat. Ststus Siaga. Bandara normal. Bali aman," ujar Sutopo.

Kemudian sementara dari pemantauan Pos Pengamatan Gunung Agung juga menyebutkan pada erupsi pukul 09.28 WITA teramati ketinggian kolom abu mencapai kurang lebih 2.000 meter dari atas puncak Gunung Agung.

Menyangkut dari data di seismograf, erupsi tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi erupsi kurang lebih 3 menit 38 detik. Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah barat. Hingga saat ini, status Gunung Agung masih berada di Level III atau Siaga.

Mengenai pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau kepada kepada masyarakat maupun pendaki untuk tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya, yaitu di seluruh area pada radius 4 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung.

Menurut zona perkiraan bahaya tersebut sifatnya dinamis dan terus dievaluasi sehingga dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Selain pagi ini, tadi malam, Gunung Agung juga erupsi dengan tipe strombolian sekitar pukul 22.04 WITA. Erupsi tersebut melontarkan lava pijar dengan jarak lontaran mencapai 2.000 meter yang membuat hutan terbakar. ( IP – MB )

 



Berita Lainnya