Senin , | WIB

Rabu, 11 Juli 2018 - 09:59:32 WIB
PEMKAB NAGEKEO NTT RENOVASI PELATARAN RUMAH ADAT DEWA,
Nusantara - Dibaca: 230 kali


Intelijenpost.com

DESA LEWANGERA KECAMATAN KEO TENGAH

Nagekeo,Ntt. Intelijenpost.com

Sesuai menurut Kepala Desa LewaNgera Nobertus Kodi, mengungkapkan Renovasi Pelataran Rumah Adat di kampung Dewa, Desa LewaNgera, Kecamatan Keo Tengah,Kabupaten Nagekeo,NTT mendapat bantuan dari pemerintahan kabupaten Nagekeo melalui dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp. 40. Juta. Dana ini akan di alokasikan untuk pembangunan pelataran rumah adat dan pembuatan TPT di sekitar rumah adat, ujar Nobertus beberapa waktu yang lalu.

Selanjutnya pemerintahan Desa LewaNgera bersama masyarakat adat Dewa sudah membentuk panitia pembangunan pelataran, dan pekerjaan rumah adat tersebut di kerjakan secara bergotong-royong oleh masyarakat adat Dewa yang terdiri dari 4 suku di tambah dengan Ata PU'U KOTA dan NANGGE yang masih di dalam kesatuan hukum adat Dewa, di bawah pimpinan Bapak Wilhelmus Wai sebagai (WUKU UDU ENGA EKO) alias kepala Adat di kampung tersebut.

Lantas sementara itu sebagai  mewakili tokoh adat dan tokoh masyarakat kampung Dewa, Bpk Gaspar Rangga,   Siprianus Dando, Silvester Waja mengucapkan terima kasi kepada Pemkab Nagekeo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang telah memberi bantuan rumah adat dewa tersebut, ujarnya.

Hal ini menurut ketiga tokoh adat tersebut di atas mengatakan kami masyarakat adat kampung Dewa sampai sekarang masih terus melaksanakan seremonial budaya warisan leluhur kami setiap tahunya yakni dengan tarian ; IKI MEA, MEO MANU, ADE TADI, ENGE KAMBA, SEPA API. Dan kelima seremonial budaya ini memang unik dan sangat menarik sekaligus dapat mempersatukan kekerabatan di tengah-tengah masyarakat adat Dewa, kata dia.

Sementara itu dari kelima tarian adat Dewa yang paling unik dan menarik adalah ( SEPA API ) karena semua penari dengan senangnya menari di atas bara api yang sedang menyala dengan tidak terkena resiko terbakar, maka tarian ini harus dijalankan dengan sungguh-sungguh sehingga unik dan sakral itu ada.

Bahkan Kendati demikian,  kampung adat Dewa dengan berbagai keunikan budaya warisan leluhur begitu mempesona, namun perhatian Pemerintah belum nampak.  Pasalnya Pemkab Nagekeo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pariwisata belum mempromosikan wisata budaya ini keberbagai daerah di Indonesia. Sehingga bisa menarik minat wisatawan, dan pada akhirnya dapat mendongkrak perekonomian di daerah ini. Dan juga akses jalan menuju kampung adat Dewa sangat memprihatinkan.

Unggahnya berita ini, himbauan Intelijenpost.com agar Pemerintah membantu kampung adat Dewa tidak hanya sebatas pada dana Pelestarian rumah adat maupun pelataran saja, tetapi yang paling penting mengenai  akses jalan menuju kampung adat Dewa juga harus di utamakan. (IP. NAGA.)



Berita Lainnya