Rabu , | WIB

Rabu, 29 Agustus 2018 - 11:13:15 WIB
BANTU REHABILITASI GEMPA LOMBOK TNI BENTUK KOGASGABPAD
Peristiwa - Dibaca: 139 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost.com

Sesuai menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Muhammad Sabrar Fadhilah mengatakan pihaknya telah membentuk Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di Nusa Tenggara Barat (NTB). "Dan saya dengar tanggap darurat sudah selesai.

Namun selanjutnya akan ada tahapan pemulihan, rekonstruksi dan rehabilitasi, untuk itu dibentuk Kogasgabpad atau Komando Tugas Gabungan Terpadu," kata Sabrar saat dikonfirmasi Rabu (29/9). Mantan Kepala Dinas Penerangan TNI AD itu menyatakan tim berjalan di bawah kendali Pati Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI, Mayor Jendral Madsuni.

Selanjutnya Sabrar mengatakan tim itu bertugas untuk mengakomodasi seluruh bantuan bagi korban gempa Lombok. Baik yang berasal dari pihak TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa. "Intinya ini bertujuan untuk mempercepat proses [rehabilitasi dan rekonstruksi] itu di sana," kata Sabrar.

Lantas selain itu, Sabrar menyampaikan pihaknya mengerahkan sekitar 3.000 prajurit gabungan dari ketiga matra TNI sebagai relawan untuk membantu pengungsi di Lombok hingga saat ini.Ia mengungkapkan pihaknya telah mengerahkan KRI Banjarmasin 592 milik TNI Angkatan Laut mengangkut berbagai jenis alat-alat berat guna mempercepat proses rehabilitasi di Lombok. "Kita mendorong membantu mendistribusikan, kita kerahkan kapal laut, helikopter, termasuk alat-alat berat semisal buldozer, backhoe, eskavator, truk tangki air termasuk manusianya," ungkap Sabrar.

Kemudian Sabrar mengatakan kendala utama saat ini adalah kurangnya ketersediaan alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan yang rubuh usai gempa. Oleh karena itu, pihaknya secara simultan terus mendatangkan alat berat guna menyelesaikan target pembersihan selama satu bulan.

"Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses pembersihan puing-puing reruntuhan dan pemulihan bangunan akibat gempa, sehingga masyarakat korban gempa dapat kembali ke kediamannnya masing-masing," katanya. ( IP – BOY )



Berita Lainnya