Senin , | WIB

Senin, 10 November 2014 - 11:20:46 WIB
BAIK BURUKNYA KINERJA PEMERINTAHAN JOKOWI JK
Kabar Redaksi - Dibaca: 7872 kali


MASYARAKAT HARUS TERIMA DENGAN LAPANG DADA

Oleh : Lahane Azis, Pimred Intelijenpost

Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada tanggal 9 Juli 2014, dan jatuh pilihan rakyat pada Jokowi – Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden priode tahun 2014 – 2019, kemudian kedua pasangan tersebut dilantik secara resmi pada tanggal 20 Oktober, setelah dinobatkan menjadi Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – Jusuf Kalla disambut meriah dengan pesta rakyat di sekitar Monas.

Jadi baik buruknya kinerja Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla, masyarakat harus terima dengan lapangdada karena Presiden dan Wakil Presiden dari rakyat untuk rakyat maka baik buruknya juga rakyat harus memikul beban dan mendukungnya bersama – sama sebagai presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ).

Untuk itu rakyat berikan duluh kepercayaan kepada Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla untuk bekerja bersama Kabinet – Kabinetnya karena menurut rakyat Presiden dan Wakil Presiden Jokowi – JK yang terbaik serta mengerti kepada rakyat, terutama dengan program yang diunggulkan demi kepentingan rakyat antara lain program Kartu Indonesia Pintar, Indonesia Sehat dan Indonesia Sejahtera maupun program – program lainnya juga demi rakyat.

Sementara rencana kenaikan BBM kenapa rakyat harus ribut dengan demo sana – sini, padahal kalau mau program Indonesia Pintar, Indonesia Sehat dan Indonesia Sejahtera akan terlaksana atau berjalan lancar, dananya diambil dari BBM subsidi yang dinaikan harganya dengan kata lain diambil dana dari BBM subsidi silang, makanya tidak perlu diributkan bila Pemerintahan Jokowi – JK akan menaikan harga BBM tersebut.

Makanya mari kita tiru motto Bonek Surabaya, “ Salam Satu Hati, Berat dipikul bersama, Ringan dijinjing juga bersama, “ supaya program kerja Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla bisa terlaksana sesuai apa yang dicita – citakan, mari seantero masyarakat, Legislatif, Yudikatif serta eksekutif kita bersatu demi untuk maju karena, “ Sekali Merdeka Tetap Merdeka dan Sekali NKRI Tetap NKRI Sebagai Harga Mati,”tegasnya.

Berita Lainnya