Sabtu , | WIB

Jumat, 02 November 2018 - 18:33:57 WIB
PASAR INDUK MINTA BULOG TURUN TANGAN HARGA BERAS MELONJAK
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 75 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost

Mengenai pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) meminta Perum Bulog memasok beras medium, lantaran harganya merangkak naik. Harga beras medium di pasar induk menyentuh kisaran Rp9.200 per kilogram (kg), padahal harga normal beras medium di rentang Rp8.600-Rp8.700 per kg.

Menurut Direktur Utama Food Station Arief Prasetyo mengungkapkan beras premium membanjiri pasar induk, jumlahnya kurang lebih 70 persen-80 persen dari ketersediaan beras. Sedangkan pasokan beras medium hanya 20 persen. Akibatnya, harga beras medium meningkat.

"Selanjutnya sedangkan konsumsi masyarakat banyak di beras medium. Jadi memang kita perlu diguyur beras medium," kata Arief kepada CNNIndonesia.com, Kamis (1/11). Arief menjelaskan kondisi tersebut disebabkan datangnya musim kemarau, sehingga padi yang dihasilkan mayoritas menghasilkan beras kualitas premium.

Kemudian dalam Permentan Nomor 31/Permentan/PP.130/8/2017 tentang Kualitas Mutu Beras dijelaskan, beras premium adalah beras dengan derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, beras kepala minimal 85 persen, dan butir patah maksimal 15 persen.

Sementara itu, beras medium memiliki beras kualitas premium dengan derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, beras kepala minimal 75 persen, dan butir patah maksimal 25 persen.

Lanjut Arief menuturkan beras yang dihasilkan pada musim kering memiliki kandungan air lebih rendah sehingga tingkat butir patah juga makin kecil. Kendati demikian, secara kuantitas jumlah beras yang dihasilkan pada musim kemarau lebih sedikit. Untuk itu, ia meminta Bulog segera mengguyur beras di pasar induk sehingga tidak terjadi kekurangan pasokan beras medium. "Kalau panen di Maret-April (beras) basah, jadi walaupun banyak berasnya tapi kurang baik. Curah hujan rendah saat Agustus, pada saat curah hujan rendah padi tidak tumbuh dengan baik beberapa tempat," kata Arief.

Lantas Arief meminta Bulog untuk mendatangkan pasokan beras medium 5.000-6.000 ton setiap minggunya. Pasokan itu hendaknya terus digulirkan sampai harga beras medium di pasar induk kembali normal. Ia mengatakan surat pengajuan pasokan beras medium dari Bulog telah disampaikan kepada Dinas Perdagangan DKI Jakarta minggu lalu. Prosesnya sudah sampai di Kementerian Perdagangan. "(Surat) sudah sampai di Menteri Perdagangan, jadi tinggal menunggu (keputusan) Menteri Perdagangan dengan Bulog," kata Arief.

Mengenai untuk informasi, patokan harga beras medium di pasar induk menggunakan beras jenis IR 64 III dan Muncul III. Jika mengutip laman resmi https://www.foodstation.co.id harga beras IR 64 III pada hari ini, Kamis (1/11) mencapai Rp9.100 per kg dan beras Muncul III sebesar Rp9.225 per kg. ( IP – TIO )

 



Berita Lainnya