Minggu , | WIB

Minggu, 02 Desember 2018 - 17:39:50 WIB
SRI MULYANI BAHAS TEKNOLOGI DIGITAL DAN INKLUSI KEUANGAN BERTEMU RATU BELANDA
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 91 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijenpost

Sesuai mengenai Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral dengan Ratu Kerajaan Belanda, Ratu Maxima. Pertemuan itu dilakukan di sela-sela acara G20 di Buenos Aires, Argentina, 30 November 2018.

Lantas Sri Mulyani menjelaskan dalam pertemuan itu, mereka membahas mengenai peran teknologi digital dalam mendorong inklusi keuangan dan dalam meningkatkan peran wanita dalam ekonomi. “Ratu Maxima menyampaikan terima kasih atas partisipasi saya dalam forum diskusi menyangkut peningkatan inklusi keuangan dalam pemberdayaan peremouan,” kata Sri Mulyani seperti ditulis dalam instagram pribadinya @smindrawati, Sabtu, 1 Desember 2018.

Kemudian Ratu Maxima, kata dia, juga menyampaikan hasil kajian mengenai kebijakan-kebijakan untuk mengembangkan digital ekonomi dan inklusi keuangan. Tak hanya itu, Ratu Maxima, kata Sri Mulyani, menjelaskan tantangan apa saja yang dihadapi untuk membangun sector ekonomi informal menjadi kegiatan formal. “Saya berterima kasih atas perhatian Ratu Maxima terhadap kemajuan melalui inklusi keuangan,” kata Sri Mulyani.

Bahkan sebelumnya, dalam KTT G20 Sri Mulyani mengatakan perekonomian Indonesia saat ini dalam kondisi baik dan menarik bagi investor. Kondisi tersebut, ujar bekas Direktur Bank Dunia itu, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang stabil pada level 5,17 persen pada triwulan III 2018.

Mengenai hal ini, belum lagi outlook inflasi selama 2018 bisa mencapai di bawah 3,5 persen. Dengan kondisi seperti itu, Sri Mulyani mengatakan tren investasi meningkat dan memberikan imbas positif kepada perekonomian. "Namun demikian, Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan dan risiko global karena adanya peningkatan tensi perang dagang dan pengetatan likuiditas," kata Sri Mulyani.

Selanjutnya guna menghadapi tantangan dan risiko global itu, Sri Mulyani sudah menyiapkan sejumlah langkah dan strategi. Salah satunya yaitu dengan mengeluarkan 16 paket kebijakan ekonomi, termasuk penyederhanaan izin perusahaan melalui online single window untuk investasi dan memperluas pemberian insentif fiskal melalui tax holiday dan tax allowance. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya