Sabtu , | WIB

Senin, 10 Desember 2018 - 06:03:48 WIB
IMPORTIR NAKAL INISIAL AG SELUNDUP DUA COUNTAINER MIRAS LEWAT BC TANJUNG PERAK
Pelabuhan - Dibaca: 251 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijenpost

Sesuai adanya penangkapan penyeludupan minuman  keras ( miras) oleh petugas Bea- Cukai (BC) belum lama ini, hal ini tidak membuat gerah terhadap para importir nakal yan berinsial AG diduga sering melakukan hal yang sama, dan kasusnya tersebut,  hingga sekarang masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Sesuai data dan informasi yang dihimpun Intelijenpost,  bahwa pada awal bulan nopember tahun ini BC Tanjung Perak telah menindak dan menyegel dua countener 40 feet di gudang berikat, PT.Maju jaya sakti sejahtera jalan Margo mulyo III/cc- 12 surabaya.yang berisi 50 persen miras berbagai merk. adapun nomer countainernya  -SIKU. 60032..dan SIKU. 60037.

“Menurut sumber yang dapat dipercaya mengatakan, AG dengan modusnya dalam dokumen  Pemberitahuan Import Barang (PIB) nya berupa spare part sepeda motor, namun  setelah dibuka petugas ternyata separuh space berupa miras,” kata sumber ini.

Lantas, dengan  modus ini merupakan permainan lama yang diduga pemiliknya atau importir berinsial AG sudah berulangkali melakukan hal serupa ini dengan manipulasi PIB, ternyata didalam isi container sebagian minuman keras dari luar negeri, ujar sumber tadi.

Imbuhnya, adanya dugaan  penyelundupan 2 countainer ini makin kuat setelah sumber ini mengkonfirmasi kebenaran info itu namun tidak ada jawaban yang valid dari kantor Bea- Cukai Tanjung Perak. “ Malahan agak berkelit ucapnya, “ kata petugas penyuluhaan dan layanan  informasi (PLI) BC sembari  mengarakan sumber ini ke petugas Pengawasan dan penindakan (P2), jumat ( 23/11/2018).

Unggahnya berita ini Intelijenpost harapkan kejaksaan Tanjung Perak dan pengadilan negeri Surabaya, lebih serius dalam penanganan kasus ini karena terindikasi perkara tersebut sengaja diperlambat dan diduga ada upaya di petieskan perkaranya, sebab pemilik atau importirnya berinsial AG pandai melobi pejabat atas dengan membagi – bagai upeti.

Tutupnya berita ini, Intelijenpost minta kepada Kejaksaan Tanjung Perak dan pengadilan negeri Surabaya, supaya importir nakal AG dihukum kurungan penjara sebagai efek jerah, karena siapapun dia harus dihukum sebab di Repoblik ini tidak ada orang yang kebal hukum. ( IP – LA )

 



Berita Lainnya