Rabu , | WIB

Selasa, 05 Februari 2019 - 06:07:03 WIB
PENGANGGARAN DAK KEBUMEN DI DPR DAN KEMENKEU KPK DALAMI
Hukum & Kriminal - Dibaca: 107 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijen Post

Adanya menyangkut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami proses penganggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen di DPR maupun di Kementerian Keuangan.

Selanjutnya hal itu terungkap seusai tim penyidik KPK memeriksa‎ Kasubdit Perumusan Kebijakan Pendapatan Asli Daerah Kemenkeu tahun 2016, Muhammad Nafi sebagai saksi. Dalam kasus itu, KPK sudah menyeret Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka.

"Mengenai masalah ini, jadi kami sudah mulai masuk mendalami proses penganggaran baik yang terjadi di DPR RI, karena ada beberapa anggota DPR yang diperiksa sebelumnya, atau yang terjadi di Kementerian Keuangan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Senin (4/2)

Kemudian selain Nafi, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap satu saksi lain terkait kasus Korupsi DAK Kabupaten Kebumen yakni, Tenaga Ahli Taufik Kurniawan, Haris Fikri. Hanya saja, Haris mangkir dalam pemeriksaan. "Yang bersangkutan sedang melaksanakan dinas keluar kota ketika mendapatkan panggilan pemeriksaan dari KPK. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang," kata Febri.

Bahkan sebelumnya, Taufik ditetapkan sebagai tersangka suap pengurusan DAK Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2016. Taufik diduga menerima Rp3,65 miliar dari Bupati nonaktif Kebumen Muhamad Yahya Fuad. Yahya mengaku bertemu dua kali dengan Taufik di Semarang dan Jakarta. Dalam pertemuan itu, kata Yahya, ada kewajiban sebesar 5 persen yang harus diberikan jika DAK sebesar Rp100 miliar cair. Uang fee tersebut diberikan dua kali melalui orang suruhan Taufik.

Sementara Yahya sendiri didakwa menerima suap sekitar Rp12 miliar terkait sejumlah proyek di Kabupaten Kebumen selama tahun 2016. Uang suap itu berasal dari para kontraktor yang akan mengerjakan berbagai proyek dari dana APBD 2016. ( IP – DW )



Berita Lainnya