Kamis , | WIB

Minggu, 10 Februari 2019 - 12:08:01 WIB
EKS DIR OP PT PELINDO III PUTUSAN BEBAS INKRACHT BISA PEMULIHAN NAMA BAIK
Hukum & Kriminal - Dibaca: 255 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijen Post

Sesuai mengenai kasus  dugaan pungutan liar (pungli) dweling time di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) yang terjadi belum lama ini, dan masalahnya  yang disangkakan pada empat orang serta salah satunya adalah Direktur Utama PT TPS saat itu Rahmat Satria.

Selanjutnya dia ( Rahmat Satria ), akhirnya bebas dan bernafas lega sebab Hakim Anne Rusiana dalam amar  putusanya membebaskan Rahmat dari dakwaan jaksa penuntut Umum (JPU) di ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Surabaya rabu, ( 6/12/17) saat itu.

Lantas mengenai putusan hakim Anne Rusiana tersebut menjadi putasan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), hal ini menyangkut pengajuan  kasasi kejaksaan Perak ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Sesuai putusan MA nomer: 818 K/pid.sus/2018. Tahun 2018 dengan Hakim ketua Surya Jaya.

“Menurutnya Alhamdulillah,  kasus yang menyangkut diri saya sudah selesai dan putusan Pengadilan Negeri inkracht” kata eks Direktur Operasi PT Pelindo III, Rahmad Satria. Bahkan secara otomatis putusan Inkracht ini, bisa dapat  mengembalikan dan memulihkan nama baik terkait harkat dan martabatnya baik secara legal maupun masalah sosialnta dimata masyarakat atau publik pada umumnya, ujarnya.

Mengenai kasus ini seperti diketahui, kasus pungli dwelling time di tubuh Pelindo III ini terbongkar setelah Tim Saber Pungli Mabes Polri dibantu Polres Tanjung Perak melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Augusto Hutapea pada November 2016 lalu. Augusto sebagai Direktur PT Akara Multi Jaya yang merupakan rekanan PT Pelindo III itu ditangkap saat diduga mengambil uang pungli dari importir.

Setelah ditangkap dan saat diperiksa, dia ( Augusto ) mencatut nama beberapa pejabat Pelindo III. Lalu atas pengakuan itu, penyidik akhirnya bergerak dan menggeledah ruang kerja Rahmat Satria, Direktur Operasional PT Pelindo III. Hal ini tak berhenti disitu, kasus ini akhirnya ternyata juga menjerat Djarwo Surjanto, Direktur Utama Pelindo III dan istrinya yaitu Mieke Yolanda. ( IP – LA )

 



Berita Lainnya