Minggu , | WIB

Jumat, 01 Maret 2019 - 05:54:02 WIB
COBA MENCICIPI KOPI HALMAHERA BINAAN ANTAM
Ekonomi Bisnis - Dibaca: 234 kali


Intelijenpost.com

Halmahera, Intelijen Post

Sesuai mengenai Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono mencicipi kopi Buli pada Selasa (26/2) di dalam Festival Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Halmahera Timur yang digelar PT Antam Tbk.

Selanjutnya Bambang hadir dalam festival tersebut di sela-sela lawatannya meresmikan BBM Satu Harga di Bicoli, Halmahera Timur, Maluku Utara. Kopi Buli atau yang dikenal dengan Kopi Halmahera adalah pengembangan kopi robusta yang diinisiasi PT Antam dan warga pada 2017. Pengembangan kopi dikelola oleh Rumah Produksi Kopi, Koperasi Permata Buli.

Menurut Ketua Koperasi Permata Buli Eko Budi Santoso  mengatakan kelompoknya mengawali program sejak 2017. "Kami menanam kopi dan pala dalam program ini, namun memang kopi akhirnya lebih dikenal masyarakat" katanya. Ketika mengawali program pada 2017, kelompok petani kopi mampu mencatat jumlah panen sebanyak 39 kg dari kebun seluas 89 Ha. Pada 2018, jumlah panen bijih kopi meningkat menjadi 241 kg atau 517 persen lebih tinggi dibandingkan 2017.

Lantas kini jumlah pohon kopi mencapai 88.392 pohon dan sebanyak 166 petani kopi terus berupaya memenuhi permintaan bijih kopi di tingkat provinsi. "Permintaannya cukup tinggi di Ternate, kami masih mempunyai banyak peluang untuk memenuhi pasar" tutur Eko."Sementara ini, hasilnya kami konsumsi sendiri dan dijual secara lokal di HalmaheraTimur."

Kemudian dalam sambutannya, Dirjen Minerba ESDM Bambang Gatot Ariyono mengatakan pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) oleh Perusahaan pemegang IUP telah di atur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. "Ada delapan bidang kegiatan PPM dan salah satunya adalah kemandirian ekonomi dan pembentukan kelembagaan komunitas masyarakat," kata Bambang.

Hal ini dalam keterangan resminya, Direktur Utama Antam, Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan program pengembangan kopi ini diharapkan mampu melengkapi usaha masyarakat untuk peningkatan ekonomi. Inalum sendiri menjadi induk BUMN pertambangan, di antaranya membawahkan PT Antam. ( IP – IQBAL )

 



Berita Lainnya