Sabtu , | WIB

Selasa, 05 Maret 2019 - 06:16:06 WIB
BUKTI KESERIUSAN PEMERINTAH JOKOWI SOAL ANDI ARIEF TKN :
Halo Polisi - Dibaca: 194 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijen Post

Sesuai mengenai Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menilai penangkapan Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat, Andi Arief oleh kepolisian sebagai tanda Presiden Joko Widodo serius untuk memberantas narkoba di Indonesia.

"Menurutnya, justru ini adalah sebagai bentuk keseriusan pemerintahan Jokowi, buktinya seorang Andi Arief pun juga bisa di ditangkap kalau memang terbukti melakukan menggunakan narkoba," kata Ace saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (4/3).

Selanjutnya Politikus Partai Golkar itu menilai gaya kepemimpinan Jokowi yang penuh orisinalitas dan berkomitmen dalam pemberantasan narkoba. Ia lantas menyindir adanya pemimpin yang hanya pandai beretorika saja namun belum ada bukti yang nyata soal pemberantasan narkoba di Indonesia. "Mana pemimpin yang memiliki orisinalitas dan otentik, mana yang menyampaikan pemberantasan narkoba hanya dalam mulut, retorika saja, mana yang punya keseriusan untuk menyelesaikan pemberantasan narkoba," kata Ace.

Lantas selain itu, Ace menyatakan dirinya turut prihatin terhadap penangkapan Andi Arief oleh pihak kepolisian. Ia menyatakan kepolisian sudah sepatutnya menindak siapapun yang menggunakan dan mengedarkan narkoba di Indonesia. "Karena bagaimanapun mengkonsumsi narkoba itu adalah sesuatu yang memang dilarang oleh negara kita, tapi juga harus dilihat bahwa memang polisi punya keseriusan di dalam memberantas narkoba di kita," kata dia.

Sementara melihat hal itu, Ace menilai polisi sudah bertindak secara objektif dan profesional dalam menangkap Andi Arief. Di sisi lain, ia turut mengimbau kepada seluruh politikus Indonesia berani berkomitmen untuk memberantas narkoba. "Saya kira bagaimana pun percaya bahwa pihak kepolisian juga akan bertindak secara profesional dan objektif di dalam menangani kasus narkoba yang melibatkan saudara Andi Arief itu," kata dia. Seperti diketahui, penangkapan Andi Arief dilakukan pada Minggu (3/3) pada pukul 19.30 WIB di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat.

Mengenai hal ini, Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen M Iqbal mengatakan penangkapan itu dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan, pemetaan, dan surveillance, kemudian menggerebek kamar yang dihuni Andi Arief. "Petugas menggerebek dan melakukan upaya paksa kepolisian berbentuk penangkapan dan penyitaan terhadap beberapa yang diduga barang bukti," katanya.

Bahkan sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Pouyono menilai Andi Arief hanya jadi korban kegagalan pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. "Peredaran narkoba bukannya makin menurun malah makin banyak di era Joko Widodo dan makin mengancam generasi Indonesia," kata Arief.

Lalu menurutnya, penangkapan Andi Arief tak perlu dipolitisasi karena hal itu dinilai bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief. "Andi merupakan korban dari ketergantungan narkoba," tegasnya. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya