Minggu , | WIB

Rabu, 13 Maret 2019 - 20:29:55 WIB
GUBERNUR TERPILIH LAMPUNG DAN MALUKU AKAN DILANTIK USAI PEMILU TAHUN INI
Nusantara - Dibaca: 97 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijen Post

Ketua umum Paguyuban Pejuang Pers Seluruh Indonesia ( P3SI ) Lahane Aziz ketika dikonfirmasi Intelijen Post.com mengenai sipansiur adanya berita bahwa, di bulan Maret 2019 ini Gubernur Maluku Murad Ismail – Barnabas Orno akan dilantik, kata Aziz hal ini merupakan berita yang tidak benar, ujarnya.

Lantas kenapa P3SI berani mengatakan bahwa itu informasi yang menyesatkan, kata Aziz kami punya data dari hasil lansiran berujar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Griya Agung Palembang Sumatra Selatan, Jumat ( 21/9/2018 ).

Menurut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan Gubernur Provinsi Lampung dan Maluku terpilih baru akan dilantik pada Juni 2019 mendatang, usai pelaksanaan pemilu serentak. Kemudian Tjahjo mengatakan, pelantikan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim serta Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Murad Ismail-Barnabas Orno dilakukan tahun depan karena masa jabatan gubernur sekarang belum habis.

Selanjutnya dalam ketentuan Undang-undang, menurut Tjahjo masa jabatan kepala daerah tidak boleh dikurangi atau ditambah meskipun satu hari. Sehingga, tidak menyalahi aturan.

"Jadi bukan pelantikan ditunda, tapi memang masa jabatannya habis pada Juni 2019 nanti. Gubernur Lampung dan Maluku akan dilantik usai Pilpres, sementara Gubernur Jawa Timur terpilih direncanakan dan sudah dilantik pada Februari 2019," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo usai melantik Pj Gubernur Sumsel Hadi Prabowo di Griya Agung Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (21/9/2018).

Namun selain itu, untuk gubernur yang mengundurkan diri sebelum masa jabatan habis dilakukan pergantian dengan mengisi kekosongan kepala daerah dengan pejabat sembari menunggu pelantikan gubernur terpilih oleh Presiden. Sejauh ini, dari catatan Kemendagri, ada tiga gubernur yang mundur karena menjadi calon legislatif, yakni Gubernur Sumsel, Gubernur Riau, dan Gubernur Kalimantan Timur.

"Sementara setelah mereka ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) sesuai aturan harus mundur. jadi misalkan terjadi kekosongan diisi dengan Pj. Untuk pelantikan gubernur terpilih bukan wewenang saya, karena langsung melalui keputusan presiden, tunggu saja hari baiknya," kata Tjahjo. ( IP – TIM - INTELIJEN POST )




 



Berita Lainnya