Kamis , | WIB

Kamis, 28 Maret 2019 - 20:13:57 WIB
MAHASISWA PERBANKAN SYARIAH IAIN BATU SANGKAR UNJUK RASA
Pendidikan & Kesehatan - Dibaca: 566 kali


Intelijenpost.com

Sumbar. Intelijen Post

Adanya mengenai janji - janji institusi IAIN Batusangkar akan melaksanakan wisuda bagi mahasiswa Perbankan Syariah – FEBI (Fakultas Ekonomi Bisnis Islam), ternyata belum juga ditepati, sehingga mahasiswa melakukan beberapa kali unjuk rasa.

Selanjutnya unjuk rasa pertama dilaksanakan bulan Februari dan 27 Maret, namun unjuk rasa kali ini dilaksanakan di aula dan  tertutup bagi wartawan untuk meliput pertemuan tersebut.“Maaf pak, tidak boleh masuk. Kalau bapak masuk harus seizin Humas IAIN  dengan bapak Kardinal,” sebut seorang security IAIN.

Lantas sementara dialog berlangsung, tiba-tiba keluar seorang dosen mengaku bernama Masril Tanjung,  sekaligus meminta wartawan untuk tidak menulis berita bernada miring. “Saya berharap tidak menulis dan mebeberkan berita miring tentang IAIN karena akan merugikan institusi IAIN,” tekan Masril Tanjung.

Hal ini ditambahkan Masril, kalau berita-berita tidak menguntungkan mengenai IAIN tentu akan merugikan lembaga IAIN. “Kita kan sedang giat-giatnya mempromosikan lembaga IAIN ke tengah-tengah masyarakat agar Tanah Datar tetap ramai,” kata Masril langsung meninggalkan  kelompok wartawan dan masuk ke aula tempat berlangsungnya negosiasi antara pihak manajemen dan ratusan mahasiswa agak kecewa.

Kemudian dari pantauan dan informasi dikumpulkan Intelijen post.com, terjadi unjuk rasa karena mahasiswa jurusan Perbankan Syariah berjumlah sekitar 100 orang sudah dua kali terundur wisudanya. salah satu mahasiswa sempat kesal karena pihak manajemen IAIN harus merancang  wisuda dengan akurat, tidak menyebar janji-janji melulu, ujarnya.

Namun sementara pihak manjemen IAIN belum juga mampu mewisuda para mahasiswa Perbankan Syariah – FEBI (Fakultas Ekonomi Perbankan Islam), karena Akreditasi Jurusan Perbakan Syariah belum juga dikeluarkan BAN-PT Pusat.  Intelijen post.com sempat mengkonfirmasi ke salah satu mahasiswa yg tidak mau di sebutkan nama nya pihak kampus meminta waktu sampai akhir bulan April apabila tidak di wisuda juga seluruh jurusan tidak boleh ada yang di wisuda itu, masalahnya sudah keputusan akhir dari kesepakatan rapat. (IP  - BOY )



Berita Lainnya