Minggu , | WIB

Sabtu, 06 April 2019 - 22:52:45 WIB
TPS PERTAMA KALI LAYANI KAPAL MV HOLSATIA BERMUATAN 4.600 TEUS
Pelabuhan - Dibaca: 235 kali


Intelijenpost.com

Surabaya, Intelijen Post

Adanya mengenai anak perusahaan BUMN PT. Pelindo III (Persero), Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memberikan kejutan kembali dengan mencetak sejarah baru. Dalam hal mamapu melayani kapal dengan muatan terbesar di atas 3.100 box atau 4.600 teus. Bahkan sebelumnya volume bongkar - muat dalam satu kapal yang dllayani TPS rala-rata 1.700 2.000 box atau setara 2.700 teus sampai dengan 3.200 teus.

Selanjutnya dengan kedatangan Kapal berbendera United Kingdom, MV Holsatia sandar di TPS pada Sabtu (6/4/2019) dini hari’ di kade 699 - 980 (berth 04), dengan membawa muatan 3.100 peti kemas atau sekitar 4.600 teus, hal ini sangat membuat kejutan berarti bagi dunia ekspor – impor di dermaga TPS Tanjung Perak Surabaya.

Sementara mengenai Kapal Panamax dengan Length Over All (LOA) 261 meter, berat 39.941 ton dan draft 11,5 meter ini mempunyai rute Singapura-Surabaya dan akan dioperasikan secara bergantian oleh konsorsium perusahaan pelayaran Ocean Network Express (ONE) dan sembilan perusahaan pelayaran lainnya. Rencana layanan untuk kapal tersebut, diberikan setiap hari Rabu dan Sabtu dengan volume bongkar muat yang relatif sama.

Lantas menurut Soleh Kahumas TPS mengatakan, Sejak tahun 2016 pengoperasian Kapal dengan kapasitas muat lebih dan’ 4.000 TEUs di TPS terus terjadi peningkatan, terutama untuk mendukung perdagangan di rute-rute Inter Asia.“ Mengenai hal ini dibuktikan dengan peningkatan arus petikemas intemasional yang melalui TPS periode Januari-Maret Tahun 2019 tercatat sebanyak 321.958 teus, sehingga meningkat 7.16% dibanding periode Januari-Maret Tahun 2018 yakni, sebesar 300.437 teus”, jelasnya.

Soleh menambahkan, seiring dinamika itu, beberapa tahun terakhir, TPS sebagai pengelola terminal peti kemas terbesar di wilayah Timur Indonesia, berbenah, memastikan kesiapan di era perubahan, sehingga dilakukan pendalaman kolam dermaga internasional yang semula -10,5mLWS menjadi sama dengan kedalaman alur pelayaran barat surabya (APBS) mencapai -13mLWS.

Bahkan hal ini sebelumnya, TPS menambahkan tiga unit Container Crane (CC) pada awal tahun 2017 dengan spesifikasi twin lift sehingga mampu mengangkat 2 peti kemas sekaligus dan jangkauan 16 baris merupakan CC dengan spesifikasi terbaik di Pelabuhan Tanjung Perak sekitarnya, ucap Soleh. Disisi lain, Ditambah dengan penggantian mesin diesel menjadi Iistrik mampu meningkatkan kinerja bongkar muat per crane menjadi 27.7 peti kemas/crane/jam dibanding sebelumnya yang rata-rata 25 petikemas/crane/jam, pungkasnya..

Lalu dengan sandarnya kapal besar kali ini, “sebanyak tiga unit CC twin lift akan dialokasikan unluk proses bongkar muat MV. Holsatia dengan rencana waktu bongkar muat 50 jam atau rata-rata 84 peti kemas per jam. Mengenai Pandu dan kapal tunda siap siaga di TPS, dan sangat berperan dalam efisiensi waktu sandar dan berangkat kapal”, tegasnya.

Tutupnya berita ini, Endot Endrardono Direktur Utama PT. TPS menyatakan, bahwa perubahan dalam industri kepelabuhanan di TPS adalah dengan menerapkan efisiensi dan tetap menjaga derajat layanan terbaik kepada pengguna jasa dapat berjalan dengan pasti. ( IP – LA )

 



Berita Lainnya