Kamis , | WIB

Minggu, 14 April 2019 - 20:19:56 WIB
RATUSAN WARGA KEPULAUAN SULTRA PADATI PELABUHAN NUSANTARA MUDIK NYOBLOS PEMILU
Peristiwa - Dibaca: 221 kali


Intelijenpost.com

Kendari, Intelijen Post

Adanya mengenai ratusan warga kepulauan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memadati Pelabuhan Nusantara Kendari, Minggu (14/4/2019). Mereka pulang kampung untuk menyalurkan hak pilihnya di tiga hari jelang Pemilu 17 April 2019. Ratusan penumpang kapal dengan rute Kabupaten Muna dan Kota Baubau, nampak memadati pelabuhan untuk mudik ke kampung halaman masing-masing.

Menurut Fesri, salah seorang mahasiswa yang sudah dua tahun menjalani perkuliahan di Kota Kendari, menuturkan bahwa kepulangannya ke kampung halaman agar bisa ikut menyalurkan hak suaranya pada pesta demokrasi yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali. "Saya sengaja pulang hari ini karena takut adanya lonjakan penumpang pada H-2 dan H-1 jelang pencoblosan," ungkapnya ditemui di Pelabuhan Nusantara Kendari, Minggu pagi.

 

Lalu meski diakuinya, saat ini dirinya masih ada jadwal kuliah, namun dikorbankan agar bisa ikut mencoblos pada Rabu (17/4/2019). "Masih ada kuliahku besok, tapi tidak apa-apa karena saya ingin ikut memilih presiden dan wakil rakyat sesuai hati nurani saya," terangnya. Di tempat yang sama, Wahyudi, warga Kabupaten Muna juga menyatakan hal yang sama Ia mengatakan, kepulangannya hari itu untuk bisa ikut mencoblos pada Pemilu 2019.

"Hal ini pulang memilih toh, karena ini lima tahun sekali. Saya tidak mau ketinggalan dan suaraku di Pemilu tahun 2019 ini hilang," ungkapnya. Penentu Kemenangan Capres di Sulawesi Selatan yang Labil Padatnya penumpang pagi itu membuat sebagian besar penumpang lain tidak mendapatkan tiket, sehingga mereka harus menunggu pemberangkatan jadwal kedua pada siang hari ini.

Selanjutnya dikonfirmasi terpisah, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) AKP Reda Irfanda mengakui, lonjakan penumpang terjadi sejak Sabtu (13/4/2019). Hal itu memang berkaitan dengan warga yang pulang untuk memilih di daerah asalnya. "Sejak Sabtu kemarin terjadi lonjakan penumpang. Kami memprediksi puncak kepadatan terjadi H-1 pencoblosan," jelas Reda yang dihubungi, Minggu. ( IP – IBNU )



 



Berita Lainnya