Sabtu , | WIB

Sabtu, 20 April 2019 - 06:17:55 WIB
DUA KUBU SUDAHI KLAIM KEMENANGAN PILPRES 2019 KPU IMBAU
Peristiwa - Dibaca: 109 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijen Post

Sesuai menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengimbau kedua kubu baik Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menyudahi saling klaim kemenangan dan menunggu rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilu 2019 dari KPU. "Klaim dari masing-masing pihak disudahi, silahkan menunggu proses penghitungan KPU," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di Jakarta, Jumat (19/4).

Selanjutnya Pramono menuturkan proses penghitungan suara dilakukan secara manual dan berjenjang mulai dari TPS, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga dibawa ke tingkat nasional. Rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pemilu 2019 dilakukan sejak 18 April hingga 22 Mei 2019. Selain itu, KPU menyediakan sarana informasi yakni Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) atau real count berbasis formulir C-1 masing-masing TPS yang diunggah KPU kabupaten/kota, sebagai publikasi.

Namun meski demikian, Situng bukan menjadi penentu yang mempengaruhi rekapitulasi manual dan berjenjang sebagai hasil resmi dari KPU. Formulir C-1 tiap TPS itu, lanjut dia, juga dimiliki oleh saksi pasangan calon, pengawas pemilu dan untuk rekapitulasi di kecamatan. "Jadi proses rekapitulasi seperti itu kami sebut rekapitulasi terbuka, partisipatif dan manual," katanya.

Mengenai klaim kemenangan keluar dari pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Prabowo tercatat telah tiga kali mengklaim menang Pilpres berdasarkan hasil penghitungan internal Badan Pemenangan Nasional (BPN). Klaim terbaru pada Kamis (18/4), Prabowo menyatakan menang lebih dari 62 persen. Klaim itu disampaikan bersama Sandiaga Uni di hadapan para pendukungnya. Namun klaim tersebut bertolak belakang dengan hasil quick count sejumlah lembaga survei dan hasil real count  KPU.

Kemudian data Situng atau real count KPU berbasis formulir C-1 TPS hingga Jumat (19/4), pukul 22.30 WIB, sudah dihimpun suara dari 31.490 TPS. Jumlah itu sama dengan 3,87 persen dari 813.350 TPS yang ada di Indonesia. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf mendapat 54,72 persen, Prabowo-Sandi 45,28 persen. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya