Jumat , | WIB

Minggu, 28 April 2019 - 17:46:56 WIB
RESMIKAN 160 HUNIAN KORBAN TSUNAMI PALU ACT DAN LSM JEPANG
Ragam Sosial & Budaya - Dibaca: 180 kali


Intelijenpost.com

Palu, Intelijen Post

Adanya mengenai Aksi Cepat Tanggap (ACT) berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan Peace Winds Japan (PWJ) membangun sebuah kompleks Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Selanjutnya Hunian Nyaman Terpadu itu mampu menampung 160 Kepala Keluarga (KK) yang terkena tsunami pada September 2018. Hunian itu dilengkapi fasilitas yang memadai seperti ketersediaan klinik kesehatan, kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), fasilitas air dan mandi cuci kakus (MCK), tempat bermain anak, dapur umum, serta masjid.

Kemudian N. Imam Akbari, Senior Vice President Global Distribution Program ACT menyatakan Peace Winds Japan datang pada September lalu untuk memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan bersama dengan ACT sejak awal fase darurat di Lombok hingga fase pemulihan di Palu.

Lantas sejalan dengan itu, Staf Ahli Bidang Pemerintahan kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Norma Mardjanu menyampaikan apresiasinya kepada ACT dan Peace Winds Japan yang hingga kini terus peduli terhadap para korban bencana alam di Sulawesi Tengah dengan membangun hunian sementara. "Saya meminta kepada para penghuni yang menempati hunian nyaman terpadu ini agar hunian ini benar-benar dijaga dan dirawat serta digunakan sebaik mungkin," ungkapnya saat peresmian ICS tersebut pada pekan lalu.

Sementara Direktur Overseases Program Peace Wind Japan Rika Yamamoto menyampaikan pihakya terpanggil untuk membantu warga di Pasigala lewat ACT. Hal itu, sambungnya, karena melihat kondisi bencana yang dialami di daerah ini, hampir sama dengan yang dialami Jepang pada 2011 lalu.

"Mengenai Lembaga kami memang concern kepada kebencanaan, pada bencana gempa dan tsunami di Jepang, Peace Wind Japan juga turun langsung membantu para korban bencana," katanya Saat ini ACT telah membangun 11 lokasi Kompleks hunian nyaman terpadu yang tersebar di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala dengan total shelter yang dibangun sebanyak 1.026 unit.

Menurut Director of Program ACT Bambang Triyono menambahkan kolaborasi ini adalah salah satu wujud dari komitmen kami untuk memberikan bantuan sebanyak mungkin orang. Harapan organisasi tersebut, katanya, adalah fasilitas komunal ini dapat membantu perbaikan taraf hidup dan dapat memberikan harapan yang lebih baik bagi kehidupan di masa mendatang.

"Lalu ACT selalu total dalam menangani krisis kemanusiaan, termasuk dalam kebencanaan di sini. Harapan kami ke depannya, masyarakat dan pelaku usaha lain pun dapat mengikuti jejak yang dilakukan PWJ agar masalah hunian bagi para korban cepat terselesaikan," tutup Bambang. ( IP – AG )

 



Berita Lainnya