Rabu , | WIB

Jumat, 10 Mei 2019 - 03:45:31 WIB
PEMERINTAH BAKAL BUKA LOWONGAN 100 RIBU CPNS MENPAN SEBUT
Nasional - Dibaca: 174 kali


Intelijenpost.com

Jakarta, Intelijen Post

Adanya mengenai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan pemerintah masih akan membuka lowongan sebanyak 100.000 lewar jalur Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS. Dia memperkirakan lowongan akan dibuka pada triwulan ketiga 2019.

"Menurutnya, kira-kira itu Oktober nanti, di triwulan 3, ada 100.000 lowongan," kata Syafruddin ditemui di Hotel Shangri La, Jakarta Selatan, Kamis 9 Mei 2019. Adapun hal itu disampaikan Syafrudin kepada awak media usai menjadi pembicara dalam acara Musrenbangnas yang digelar Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau Bappenas. Dalam acara ini hadir pula para kepala daerah mulai dari Gubernur, Bupati hingga Walikota.

Selanjutnya Syafruddin menjelaskan lowongan ini bakal dibuka di seluruh Indonesia. Menurut dia, untuk lowongan 100.000 formasi tersebut akan dikhususkan bagi pegawai honorer, terutama yang berprofesi sebagai guru. Kendati demikian, Syafruddin mengatakan pemerintah belum mendetailkan formasi mana yang akan dibuka untuk 100.000 ribu tersebut. "Tapi untuk 100.000 ini seluruhnya belum diatur," kata Syafruddin.

Bahkan sebelumnya, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara atau BKN Mohammad Ridwan mengatakan pemerintah rencananya membuka kembali seleksi CPNS pada akhir tahun 2019. Namun sampai saat ini, rencana tersebut masih terus digodok untuk menentukan kategori pelamar yang bakal diterima.

 “Lantas belum terima informasi lebih lanjut, jadi belum banyak yang bisa diberi tahu,” kata Ridwan saat dihubungi di Jakarta, Jumat, 26 April 2019. Selain Ridwan, informasi mengenai pembukaan seleksi ini juga disampaikan oleh Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho.

Sementara namun sampai saat ini, Yanuar mengatakan belum ada keputusan apakah seleksi CPNS ini akan dibuka untuk umum seperti seleksi CPNS terakhir pada September 2018. “Namun kemungkinan besar jalur umum seperti tahun 2018,” kata dia saat dihubungi Kamis, 25 April 2019. ( IP – DW )

 



Berita Lainnya