Selasa , | WIB

Senin, 02 Maret 2015 - 19:31:02 WIB
INDIKASI REZIM JOKOWI BANCAKAN DEPOSITO MILIK RAKYAT
Nasional - Dibaca: 47071 kali


Melalui Dirjen Pajak Kementrian Keuangan mengeluarkan Peraturan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nomor PER-01/PJ/2015 tentang Penyerahan Bukti Potong Pajak atas Bunga Deposito dimaksudkan untuk membuka data nasabah di sektor perbankan, oleh Pemerintahan Jokowi.

“Sementara uang dalam deposito anda akan menjadi sasaran pengerukan pajak oleh Pemerintahan Jokowi untuk mengisi kas negara,” kata Peneliti dari Indonesia for Global Justice (IGJ), Salamuddin Daeng kepada intelijen, Rabu (25/2), dan dilansir IntelijenPost.com.

Menurut Dia ( Salamuddin ) , upaya memburu pajak dengan membabi buta ini, akan semakin menambah runyam masalah keuangan nasional, ungkapnya.

“Para Nasabah atau pemilik uang tidak lagi merasa nyaman menyimpan uang uang mereka di bank nasional, meskipun bunga bank termasuk kategori tertinggi,” ujarnya.

Disisi lain, Pemerintah Singapura tentu akan semakin senang denngan Jokowi karena ke depan orang orang kaya lebih memilih menyimpan uangnya di Singapura. “Selamat Pak Presiden, semoga Pajaknya lekas menumpuk,” kata Salamuddin.

Masih menurut kata Salamuddin, Pemerintahan Jokowi tampaknya sedang pening, karena harus memenuhi target pengeluaran APBN yang ambisius, sementara sumber penerimaan menipis akibat menurunnya harga minyak, mineral dan batubara serta lagi memanas suhunya politik terkait hukuman mati penjahat Narkotika warga Negara Asing. Untuk mendapatkan Penerimaan utang dari luar negeri belum tentu ada yang percaya lagi.

“Bahkan, Pemerintahan Jokowi telah berjanji kepada para pengusaha yang berada disekelilingnya akan membangun mega proyek besar besaran dalam bidang infrastruktur toal laut, energi, dll, untuk dibagi-bagikan. Sekarang bandar-bandar sedang menagih janji,” pungkasnya.( IP – DW )

Berita Lainnya