Selasa , | WIB

Kamis, 12 Maret 2015 - 15:10:47 WIB
LSM KINERJA : POLEMIK PARTAI GOLKAR HARUS DISELESAIKAN SECARA INTERNAL PARTAI
Nasional - Dibaca: 20877 kali


JAKARTA,INTELIJENPOST.COM Perselisihan hasil Munas di Bali dan Ancol adalah perselisihan internal partai politik yang harus diselesaikan secara internal melalui mekanisme partai yaitu Mahkamah partai Golkar sendiri, jadi tidak perlu diselesaikan di Kementerian Hukum dan HAM, atau diajukan ke – Pengadilan Tatausaha Negara, maupun dilaporkan ke – Bareskrim Mabes Polri.

Semakin memanas polemik Partai Golkar, Intelijen Post coba wawancara dengan Ketua. Kordinator LSM. Pemantau Kinerja Aparatur Pemerintahan Pusat Dan Daerah ( PKA – PPD ) Seluruh Indonesia Lahane Aziz mengatakan, polemik Partai Golkar harus diselesaikan secara internal partai, karena kalau diselesaikan dengan adanya gugatan dari kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono, melalui jalur hukum di Kementerian Hukum dan HAM atau di Pengadilan Tatausaha Negara, serta perkaranya dilaporkan secara Pidana di Bareskrim Mabes Polri, hasilnya akan bertambah rumit dan menimbulkan kecurigaan putusannya terkesan ada intervensi Pemerintah, ujarnya.

Aziz menjelaskan, Partai Golkar itu, “ Partai yang besar dan pola berpikir pendiri serta pengurusnya partai sudah menjangkau luas, “ sesuai dengan lambang partainya Pohon Beringin yang sudah berakar urat di seluruh nusantara ini, kenapa harus ribut main lapor sana, tuntut sini hal inikan sangat memalukan untuk menjadi pimpinan saja menjadi rebutan bagaikan dua bocah kecil yang berebutan satu buah pisang goreng dan tak mau ada yang mangalah, tutur Aziz.

Mekanisme penyelesaian sengketa Partai Golkar ini, harus kembalikan duduk perkaranya kepada Mahkamah Partai Golkar dalam hal ini ( Akbar Tanjung ), dan Wakil Ketua Umum ( Nurdin Halid ) serta Sekjen Partai Golkar ( Idrus Marham ), karena sah dan tidaknya Munas di Bali dan Ancol harus ada surat yang dibuat dan ditandatangani tiga pimpinan tinggi Partai Golkar tersebut, jadi tiga pimpinan Partai Golkar ini harus bisa menyelesaikan polemik Partai Golkar antara kubu Aburizal Bakrie dengan kubu Agung Laksono secara internal partai, kata Aziz.

Disisi lain, permasalahan sengketa Partai Golkar yang semakin memanas ini berbagai sumber menilai, ada oknum yang bermain dibelakng layar ( sutradara ), yang memainkan peran, “ politik adu Domba, “ untuk menghancurkan Partai berlambang Pohon Beringan dengan diduga bermotif memalsukan cop surat, tandatangan, stempel surat dan lain sebagainya, ucap sumber yang dikutif IntelijenPost. ( IP- AL )

Berita Lainnya